Karimun (Jurnal) – Laskar Melayu Besar Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau membenahi sejumlah tapal batas wilayah yang sudah kusam dengan kondisi cat mengelupas akibat diterpa hujan dan panas.
Ketua DPD LMB Karimun Datuk Panglima Azman Zainal mengatakan tapal batas merupakan tugu yang seharusnya dapat dilihat dengan jelas sebagai tanda batas wilayah, baik kecamatan maupun desa.
Atas dasar itulah dirinya berinisiatif mengecat dan membenahi beberapa tapal batas yang berdiri di perbatasan beberapa kecamatan di Pulau Karimun Besar.
“Beberapa tapal batas sudah tidak jelasnya tulisannya. Padahal menjadi tanda bahwa tugu itu menjadi batas wilayah secara administratif,” ucapnya.
Ia prihatin keberadaan tapal batas itu terkesan tidak terawat padahal merupakan batas-batas wilayah pemerintahan.
Ditambahannya bahwa dirinya ingin membantu pemerintah daerah dalam mempercantik wilayahnya. Selain itu juga dapat dimanfaatkan bagi para pengguna jalan, untuk menentukan suatu wilayah kecamatan, kelurahan maupun desa yang akan dikunjunginya.
‘Tapal batas wilayah tersebut, bertuliskan 4 azam Kabupaten Karimun namun sudah kusam dan tidak bisa dibaca.
Tapal batas yang dibenahi tersebut antara lain di Kecamatan Karimun yaitu simpang Kuda Laut, simpang Padimas, simpang Sungai Ayam.
Sedangkan yang berbatasan dengan Kecamatan Meral dan Kecamatan Karimun simpang RSUD Karimun, kemudian di simpang empat jalan Poros perbatasan antara Kecamatan Meral dan Kecamatan Tebing. Dan simpang Jelutung. (tr/rus)





