Karimun Juara Umum MTQ Kepri

Karimun (Jurnal) – Kabupaten Karimun selaku tuan rumah untuk ketiga kalinya secara berturut-turut meraih gelar juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Quran ke-5 tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang ditutup di Panggung Rakyat Putri Kemuning, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Kamis (27/3) malam.

Ketua Dewan Hakim yang juga mantan Menteri Agama Said Agil Husein Al Munawar, saat membacakan surat keputusan dewan hakim No 06/DH/KEP/MTQ.Prov/III/2014 tentang Penetapan Juara Umum pada MTQ V tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2014, Karimun meraih nilai terbanyak dengan 138 poin.

Nilai yang diraih Karimun jauh lebih tinggi dari Kota Batam yang berada pada posisi kedua dengan nilai 76, sedangkan Kota Tanjungpinang ditempat ketiga dengan 59 poin, Kabupaten Bintan 28 poin, kelima Kabupaten Lingga 20 poin, keenam Kabupaten Natuna 14 poin, dan posisi terakhir Kabupaten Anambas dengan 12 poin.

Keberhasilan kafilah Karimun sebagai juara umum disambut meriah ribuan warga yang memadati arena MTQ saat penutupan yang turut mempersembahkan tarian kolosal Melayu,

Kafilah Karimun, rata-rata meraih juara I, II dan III pada setiap cabang lomba. Beberapa qori dan qoriah yang dulunya pernah juara, juga kembali juara pada cabang lomba yang mereka ikuti, seperti qoriah tingkat remaja Anisa Febrika dan lainnya.

MTQ ke-5 tingkat Provinsi Kepri memperlombakan sejumlah cabang, antara lain tartil, tilawah, hifzhil, tafsir, khattil, fahmil, syarhil maupun maqalah quran tingkat anak-anak, remaja maupun dewasa putra-putri.

Tuan rumah juga tampil sebagai juara lomba Pawai Taaruf, sedangkan juara II Bintan dan juara III Tanjungpinang.

Dalam lomba rebana, Karimun meraih juara satu, disusul Tanjungpinang dan Lingga.

Sedangkan stand bazar atau pameran, Karimun juara II, juara I Lingga dan juara III kafilah Bintan.

Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengucapkan selamat atas predikat juara umum yang sudah tiga kali berturut-turut diraih Karimun.

“Hendaknya menjadi motivasi agar menjadi lebih baik lagi di masa depan,” katanya.

Bupati Karimun Nurdin Basirun mengatakan kemenangan memang sesuatu yang dikejar dan dibanggakan, namun bukan untuk perpecahan.

“Kalah menang biasa dalam sebuah lomba dan bukan sesuatu yang utama, tetapi MTQ ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahim dan persaudaraan. Yang kalah tetap mendapat ganjaran dari Allah SWT,” kata dia. (rus)

Total Views: 216

Pos terkait