Tarif Roro Parit Rempak-Selat Beliah Ditetapkan

Karimun (Jurnal) – Tarif atau biaya kapal “roll on roll off” (Roro) rute Pelabuhan Parit Rempak (Karimun) – Selat Beliah (Kundur) proyek APBN senilai Rp11 miliar ditetapkan, Senin (24/2).

Penetapan tarif itu setelah dilakukan rapat yang pertama pada 28 Januari 2014 antara Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Karimun bersama Dishub Karimun dan pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Kabupaten Karimun.

Kadishub Karimun melalui Afrian, Kabid Perhubungan Laut dan Sungai saat dikonfirmasi usai mengikuti rapat mengatakan, tarif lintasan kapal roro rute tersebut untuk penumpang kelas ekonomi kategori dewasa Rp11.000 perorang, sedangkan anak-anak Rp8.000 perorang, tarif itu sudah termasuk biaya asuransi jiwa.

Selain itu, lanjutnya, tarif kendaraan seperti golongan I (sepeda) Rp 18.000 perunit, golongan II (Sepeda Motor) Rp 30.000, golonga III ( Roda 3/Bajaj) Rp 59.000, golongan IV (Sedan sejenis) Rp 217.000, golongan IV (Pick Up Box) Rp 182.000, golongan V (Bus Sedang) Rp 373.000, golongan V (Truck Sedang) Rp 319.000, golongan VI ( Bus Besar) Rp526.000, golongan VI (Truck Besar) Rp 626.000, golongan VII (Tronton R 10) RP 662.000, dan golongan VII (Alat Berat) Rp 985.000.

Sementara Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Arnadi Supa’at saat ditemui menyampaikan, memang benar penetapan tarif lintasan untuk kapal roro rute Parit Rempak-Selat Beliah setelah dilaksanakan rapat atau pertemuan dengan pihak terkait yang kedua kali.

“Untuk yang pertama sudah dibahas penetapan tarif. Namun, setelah hasil rapat itu sampai ke sekretariat untuk di-SK-kan Bupati. Akan tetapi, angkanya masih terbilang tinggi, maka dari itu dilakukan rapat kembali dan hari ini, Senin (24/2/2014) sudah ditetapkan bersama instansi terkait,” ungkapnya di depan wartawan.

Mengenai jadwal keberangkatan, Arnadi menyebutkan dalam satu minggu diberlakukan 4 kali, namun soal hari apa saja dirinya belum dapat menjawab secara pasti sebab harus dikonsep lagi. Sedangkan kapasitas atau muatan kapal, sama seperti kapal roro yang tujuan ke Buton.

“Menjadi pihak pengelola kapal roro dengan tujuan Parit Rempak (Karimun) ke Selat Beliah (Kundur) dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Kabupaten Karimun. Sementara pelabuhan penyeberangan antarpulau tersebut di awal Maret, jadi di peresmian nanti langsung diberlakukan pelayaran perdana,” pungkasnya mengakhiri.  (edy)

Total Views: 384

Pos terkait