Karimun, JurnalTerkini.id – Rapat koordinasi membahas kelangkaan gas LPG atau elpiji 3 kilogram di Pulau Karimun Besar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (5/9/2023) mengungkap 6 penyebab sering langkanya gas LPG 3 Kg di Karimun.
Enam penyebab yang memicu sering langkanya gas elpiji 3 kg itu dibeberkan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun maupun peserta rapat dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Karimun Aunur Rafiq di ruang rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati.
Enam penyebab tersebut, antara lain pertama jumlah usaha mikro semakin meningkat sehingga kebutuhan gas elpiji juga meningkat drastis.
Kedua, peningkatan nilai modal usaha yang menjadi kategori usaha mikro tapi masih menggunakan elpiji 3 kg yang notabene disubsidi oleh pemerintah.
Ketiga, masyarakat kategori mampu juga ikut menikmati gas elpiji 3 Kg bersubsidi. Keempat, adanya “panic buying” sehingga masyarakat menyiapkan stok tabung lebih dari dua sehingga mempengaruhi perputaran tabung akan diisi ulang.
Kelima, isi ulang tabung kosong di Tanjung Uban yang membutuhkan waktu 4 sampai 5 hari juga mempengaruhi persediaan di tingkat pangkalan.
Dan keenam, banyaknya tabung yan rusak di lima perusahaan yaitu, sebanyak 28 LO atau 15.680 tabung sehingga sangat mempengaruhi jumlah perputaran tabung yang akan diisi ulang.






