Kadar Gula Darah Juga Berisiko Sakit Jantung

Seorang petugas memeriksa kadar gula darah seorang warga di sebuah laboratorium di Jakarta (foto: ilustrasi).
Seorang petugas memeriksa kadar gula darah seorang warga di sebuah laboratorium di Jakarta (foto: ilustrasi).

Hasil riset terkini tim peneliti Inggris menyebutkan kadar gula darah yang agak tinggi dapat berisiko sakit jantung, meski tidak mengidap diabetes. Hasil riset itu juga mengungkapkan bahwa laki-laki dengan kadar gula darah di bawah ambang diabetes 30 persen lebih berisiko sakit jantung, sementara pada perempuan risikonya bahkan lebih tinggi.

Para peneliti yang melakukan riset terbaru mengenai kaitan antara penyakit jantung dan diabetes menyatakan keterkaitan kedua penyakit itu tidak mengejutkan. Tetapi mereka tidak mengira begitu banyak orang yang kadar gula darahnya agak sedikit tinggi juga memiliki risiko sakit jantung yang lebih besar.

Bacaan Lainnya

Para peneliti kesehatan masyarakat dari London School of Hygiene and Tropical Medicine mempelajari catatan 420 ribu orang yang terdaftar di Biobank Inggris, yang menyimpan data biomedis seperti hasil pemindaian dan tes darah.

Para peneliti memilih orang-orang yang terdaftar antara tahun 2006 dan 2010, dan yang terpenting, mencakup mereka yang tidak punya riwayat sakit jantung. Mereka kemudian melacak hasil pemeriksaan medis pada kelompok itu selama 15 tahun.

Penulis senior penelitian itu, Dr. Christopher Rentsch mengatakan informasi Biobank penting karena kadar gula darah partisipan diukur sewaktu data kesehatan orang tersebut diperbarui.

Rentsch mengatakan kadar gula darah berbeda-beda, berdasarkan apa yang dimakan dalam sehari.

Tetapi dalam kajian ini para peneliti meninjau glycated haemoglobin, hBA1c, jumlah gula yang menempel pada hemoglobin atau sel darah merah. Kalau tubuh tidak dapat menggunakan gula secara tepat, gula akan terakumulasi di sel-sel tersebut.

Rentsch mengatakan, “Apa yang kami dapati adalah risiko sakit jantung ada pada mereka yang memiliki kadar gula darah sangat tinggi, jumlah tipikal yang digunakan untuk mendefinisikan diabetes, juga ada pada lelaki dan perempuan dengan kadar gula darah di bawah ambang tipikal diabetes.”

Menurut penelitian itu, lelaki yang pradiabetes (kadar gula darahnya di bawah ambang diabetes) 30% lebih berisiko sakit jantung. Untuk yang mengidap diabetes, risikonya naik menjadi 50%.

Total Views: 380

Pos terkait