Karimun Dijadikan Kawasan Wisata Perdagangan

Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan kabupaten setempat akan dijadikan sebagai kawasan wisata perdagangan bertaraf internasional.

“Paling tidak untuk untuk memenuhi kebutuhan warga negara Singapura dan Malaysia, bagaimana kita buat mereka datang ke tempat kita untuk berbelanja. Salah satu strategi kita adalah dengan adanya pasar tradisional yang dibangun dengan konsep modern,” ujar Nurdin, kemarin.

Saat ini menurut Nurdin, pasar tradisional yang dibangun dengan konsep modern tersebut adalah Pasar Puan Maimun. Tentunya akan mampu menampung ratusan pedagang baik jenis jualan basah maupun kering dan aneka pernak pernik untuk oleh-oleh wisatawan dan bisa dibawa pulang.

Oleh karena itu Nurdin juga mengatakan,  ertumbuhan ekonomi kerakyatan butuh pembinaan. Untuk itu pihak perbankan salah satunya diharapkan agar bisa membantu.

“Kita sadari saat ini bahwa investasi di Karimun masih berbentuk konsumtif, seperti hotel dan lainnya. Sedangkan yang sifatnya seperti produksi masih sangat minim dan ini yang perlu kita galakkan. Selain itu infrastruktur juga masih belum lengkap dan saat ini masih dalam proses dalam melengkapinya seperti bandara, jalan dan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Nurdin, dalam penguatan ekonomi, maka Free Trade Zone (FTZ) akan dijdikan prioritas untuk memanfaatkannya semaksimal mungkin. Sebelum adanya status FTZ dan saat krisis moneter pada 1998, situasi Karimun tetap stabil. Karena semangat interpreneur masyarakat masih sangat tinggi. “Kalau di daerah lain ada riak-riak, alhamdulillah didaerah kita tidak ada dan situasi tetap kondusif. Kuncinya orang kita banyak bersyukur. Masyarakat hanya bilang yang penting barang dan kebutuhan lainnya tetap tersedia dan ada,” kata Nurdin.

Tidak hanya itu, menurut Nurdin bisa kita lihat saat terjadinya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), di Karimun pun tidak terjadi gejolak. Kemudian dilihat dari kacamata politik, di bumi berazam pun tidak pernah terjadi konflik.

Situasi kondusif di Karimun menurut Nurdin tentu merupakan kerjasama dan peran serta dari masyarakat. Serta tidak terlepas dari para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang ikut mengamankan wilayah.

Terkait hal ini, Nurdin juga menghimbau bahwa masyarakat jangan mengharapkan angka kesejahteraan terjadi tanpa ada kerjasama. Masyarakat Karimun selalu menjaga situasi aman dan kondusif. (haluankepri.com)

Total Views: 216

Pos terkait