Tembilahan, JurnalTerkini.id – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs. H. Muhammad Wardan, MP mengikuti pencanangan sektor perkebunan kelapa sawit terbebas dari pekerja anak secara virtual di kediaman bupati, Jalan Kesehatan, Tembilahan, Senin (12/6/2023).
Dalam kegiatan secara virtual itu, Bupati HM Wardan didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Inhil Doan Dwi Anggara dan Kadis Perkebunan Sutarno
Pencanangan yang dilakukan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Ketenagakerjaan untuk mewujudkan Indonesia Bebas Pekerja Anak.
Pantauan melalui layar “zoom meting”, Menaker Ida Fauziyah mengatakan, anak adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Karena itu, anak memiliki posisi strategis yang menjaga dan menjamin keberlangsungan eksistensi Indonesia ke depan, terutama menuju Indonesia maju.
Sehingga anak Indonesia perlu dilindungi haknya, agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental, sosial maupun intelektualnya.
Untuk mewujudkan tumbuhkembang anak yang optimal, menurut menteri, maka anak harus diberi kesempatan untuk menikmati dan mendapatkan pemenuhan atas hak dasar mereka sebagai anak antara lain, keberlangsungan hidup tumbuh dan berkembang serta terlindungi dari kekerasan.
Dalam kaitan ini, Bupati Inhil HM Wardan mendapatkan Sertifikat Penghargaan dari Kemnaker atas komitmen dan dukungannya terhadap perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan dan mempekerjakan anak.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Ketenagakerjaan atas terselenggaranya kegiatan pencanangan sektor perkebunan kelapa sawit terbebas dari pekerja anak,” ucap Bupati Inhil H Muhammad Wardan.
Bupati juga mengimbau perusahaan-perusahaan lain, baik sektor perkebunan kelapa sawit atau sektor lainnya untuk bersama-sama menghapus pekerja anak di Indonesia.
“Anak adalah penerus bangsa, aset bangsa, mereka harus tetap terlindungi. Mari kita wujudkan Indonesia bebas pekerja anak. Stop pekerja anak,” tutup Bupati Inhil H. Muhammad Wardan.
Kegiatan yang dipantau secara virtual ini juga diikuti Direktur ILO (organisasi buruh di bawah PBB), Ketua Komite Perlindungan Anak Indonesia, Kadis yang membidangi Ketenagakerjaan seluruh Indonesia, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, serta Kepala Daerah. (abd)
Editor: Putri Permata Sari






