Dikatakannya, untuk saat ini, mayoritas seluruh aktivitas sehari hari dapat dilakukan melalui internet dan komputer. Karenanya dia berharap dalam pelatihan ini seluruh peserta penyandang disabilitas dapat memiliki kesempatan yang sama dalam pengembangan skill dan kompetensi dalam bidang digital.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat para penyandang disabilitas untuk berkontribusi dalam transformasi digital dengan metode bersifat humble atau mengedepankan pendekatan lebih dalam pada proses pembelajaran”, jelas Jarudo.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan para peserta pelatihan. (riz)
Jurnalis: Rizki Samudra Putra Lubis
Editor: Rusdianto





