Kemlu: 64 WNI  Masih Tinggal di Sudan

Rombongan warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Sudan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, 28 April 2023. (Foto: Achmad Ibrahim/AP Photo)
Rombongan warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Sudan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, 28 April 2023. (Foto: Achmad Ibrahim/AP Photo)

Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Jumat (5/5/2023), menjelaskan hingga kini masih terdapat 64 warga Indonesia yang tinggal di Sudan, termasuk 13 staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Khartoum, Ibu Kota Sudan.

“Sebagian besar dari 64 dikurangi dari KBRI adalah warga negara yang memang memilih untuk tinggal karena alasan keluarga. Ada satu (warga Indonesia) yang masih dirawat di rumah sakit di Port Sudan dan kita terus memantau, mendampingi kondisi beliau selama perawatan di Port Sudan,” kata Retno.

Bacaan Lainnya

Retno mengatakan pemerintah telah menerbangkan 955 warga Indonesia keluar dari Sudan dengan perincian 931 orang dievakuasi melalui Jeddah, 15 orang lewat Mesir, enam orang via Uni Emirat Arab, dan tiga orang melalui Ethiopia.

Dari jumlah itu, 934 warga Indonesia sudah dipulangkan ke Tanah Air melalui Jeddah, sedangkan 21 WNI lainnya masih tersebar di Jeddah, Mesir, Uni Emirat Arab dan Ethiopia.

Judha Nugraha, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri mengatakan sampai saat ini ada dua staf lokal yang menjaga KBRI Khartoum. Sedangkan 13 staf KBRI yang merupakan warga Indonesia menjalankan tugasnya dari Kota Port Sudan.

“KBRI Khartoum dalam konteks organisasi tetap beroperasi di dalam Sudan untuk memastikan semua kepentingan kita dapat terlaksana,” ujar Judha.

Dia menjelaskan satu warga Indonesia yang dirawat di Port Sudan masih menggunakan alat bantu pernapasan, sehingga diputuskan untuk tidak dipindahkan sampai kondisinya membaik untuk dievakuasi ke Jeddah.

Judha mengatakan dua warga Indonesia lainnya yang mengalami patah tulang juga sedang menjalani perawatan di Jeddah. Ketiganya merupakan korban kecelakaan salah satu bus yang mengangkut warga Indonesia dalam proses evakuasi dari Khartoum ke Port Sudan.

Total Views: 631

Pos terkait