Ia menuturkan, pihaknya juga akan memberikan bantuan yang sama di beberapa provinsi lain. Sarana infrastruktur berupa jalan yang mulus menurutnya kunci kemajuan sebuah daerah.
Memang tugasnya pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota itu memberikan pelayanan, termasuk menyiapkan jalan yang baik karena itu menyangkut mobilitas barang dan mobilitas orang, dan menyangkut juga biaya logistik, ongkos logistik. Kalau ongkos logistik karena jalannya rusak menjadi tinggi, produk itu tidak bisa bersaing,” tegasnya.
Selain kritikan dari Tiktoker Bima Yudha yang kini tinggal di Australia, masyarakat setempat pun mengakui bahwa jalan-jalan di wilayah Lampung ini sudah rusak sejak lama.
“Jalannya parah banget, hancur banget bergelombang, terus jadinya kalau jalannya hancur begini orang jarang yang mau jalan ke sini. Jadi proses perkembangan di sini agak kurang ya, gimana kita mau maju?” ungkap Mei seorang warga Lampung Selatan. (voa)
Jaringan: VOA
Editor: Rusdianto





