Andy Cory dkk Desak APH Bongkar Jaringan Mafia Bidang Konstruksi

Andy Cory Fatahuddin (3 depan) dkk. (JurnalTerkini.id/anton marulam)
Andy Cory Fatahuddin (3 depan) dkk. (JurnalTerkini.id/anton marulam)

Tanjungpinang, jurnalterkini.id — Aktivis Andy Cory Patahuddin meminta aparat penegak hukum di Kepri untuk membongkar jaringan mafia terorganisir yang bergerak di bidang konstruksi.

Jaringan ini, dikatakan Andy Cory, sebagai pihak yang menguasai dan selalu memenangkan tender proyek-proyek APBN di Kepri.

Bacaan Lainnya

“Dalam kurun lima tahun terakhir, mereka telah menguasai proyek-proyek besar APBN di Kepri. Mirisnya lagi, kebanyakan dari proyek yang mereka kerjakan justru mangkrak,” kata Andy Cory dan rekan-rekan, dalam jumpa pers, Kamis (27/4/2023).

Cory mencontohkan, pembangunan pelabuhan di Kampung Bugis dan proyek KLB Umrah, yang jika digabungkan menelan biaya hingga Rp.62 miliar. “Proyek ini diurus oleh satu orang tapi menggunakan perusahaan berbeda. Nyatanya proyek ini gagal dan akhirnya mangkrak,” jelasnya.

Ia tak segan-segan menyebutkan Taufik sebagai pihak yang diduga menguasai proyek-proyek APBN di Kepri. “Dialah yang banyak membawa perusahaan dari luar Kepri, ikut tender dan kemudian menang. Tapi banyak mangkrak alias gagal,” katanya.

Ia menyebutkan ada perusahan yang sudah tidak layak ikut tapi selalu dimenangkan. Yang membawa perusahaan orangnya satu orang, tapi perusahaan bermacam-macam. “Beberapa tender proyek dimenangkan oleh kontraktor dari Surabaya dengan jaringan yang sama dan orang yang sama. Salah satu jaringan diduga dipimpin oleh Taufik,” ungkapnya lagi.

Total Views: 679

Pos terkait