“Penyakit itu bisa dicegah dengan pola perilaku hidup sehat dan pola makan. Umur 40, 50 dan 60 tahun harus ada perubahan perilaku hidup sehingga bisa mencegah penyakit tertentu. Seperti stroke, jantung, dan sebagainya, bisa dicegah dengan pola perilaku sehari-hari. Di usia muda suka makan yang banyak lemak, maka usia sudah 50 tahun jangan banyak juga mengkonsumsi makanan yang berlemak,” kata Aspinuddin yang akrab disapa dokter Jimmi ini.
Dikatakan Aspinuddin, bersama FKS bagaimana kita mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Padang Pariaman bisa meningkat.
Salah satunya bagaimana mendorong masyarakat buang air besar (BAB) tidak di sembarangan tempat. Masih ada yang ditemui BAB-nya ke kolam ikan, sekalipun banyak yang rumahnya bagus, permanen, tapi tidak memiliki jamban yang sehat.
Saat ditanya kenapa BAB-nya ke kolam, jawabanya daripada dibuang akan lebih baik dimakan ikan. Tidak perlu beli pakan ikan.
Ditanya lagi, apa ikannya pernah dimakan. Langsung dijawabnya, tidak mau memakan ikannya. Kesimpulannya, karena orang lain yang memakan, tidak masalah BAB-nya dimakan ikan. Jika ikan tersebut tercemar penyakit dari kotoran BAB-nya, tidak peduli.
“Artinya, si pemilik kolam sendiri tidak mau makan ikan yang makanannya dari BAB,” tutur Aspinuddin menceritakan pengalaman dengan seseorang yang BAB di kolam ikan.






