Setelah dapat ilmu yang sudah diajarkan dalam pelatihan para peserta dan dapat terus saling berkoodinasi dengan Basarnas yang Basarnas Pekanbaru. Sehingga pada akhirnya akan terjalin komunikasi yang baik dalam memberikan pelayanan jasa SAR.
Sementara itu, Direktur Bina Tenaga Basarnas Marsekal Pertama TNI Tarjoni mengatakan pembinaan kepada masyarakat sehingga mengetahui dasar-dasar pencarian pertolongan.
“Melalui pelatihan pertolongan di permukaan air bagi potensi SAR kita tingkatkan kemampuan, dan keterampilan dalam setiap pelaksanaan operasi SAR yang profesional, efektif dan efisien,” ujar Direktur Bina Tenaga Basarnas Marsekal Pertama TNI Tarjoni saat diwawancarai awak media.
Lebih lanjut dikatakan Direktur Bina Tenaga Basarnas Marsekal Pertama TNI Tarjoni, “Ya kan lucu juga kalau kayak tim penyelamatan tidak tau dasar-dasar melakukan tugas dan malah membahayakan keselamatan diri sendiri.”
“Maka dari itu untuk mempunyai kemampuan terhindar dari kecelakaan jadi kita ajarkan bagaimana sehingga mereka mengetahui dasar-dasarnya dalam melaksanakan kegiatan pencarian tersebut. Bagaimana menghadapi kemungkinan kalau misalnya gempa itu kan gedung jebol tiba-tiba kita yang menolong malah ambruk, sehingga kita harus mengetahui tanda-tandanya bagaimana nanti terjadinya gempa susulan dan sebagainya sehingga untuk mengantisipasi dan juga memperkecil terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. (abd)
Editor: Rusdianto





