Erdogan mengumumkan tujuh hari berkabung nasional dan keadaan darurat tiga bulan di 10 provinsi yang terdampak langsung.
Tim SAR dan bantuan darurat dari seluruh dunia mengalir ke Turki dan Suriah sementara petugas penyelamat menggali puing-puing untuk mencari korban yang selamat. Beberapa korban yang tadinya berteriak minta tolong mulai terdiam sebelum datangnya bantuan.
Badan-badan kemanusiaan menghadapi kekurangan bahan bakar untuk operasi, sementara suhu membeku dan infrastruktur rusak.
Program Pangan Dunia, menurut El-Mostafa Benlamlih, koordinator PBB di Suriah, Rabu (8/2), memperkirakan stok makanan di daerah tersebut hanya cukup untuk memberi makan 100.000 orang selama satu minggu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirim dua pesawat dengan pasokan medis dari pusatnya di Dubai ke Damaskus. Namun,lebih banyak persediaan perlu segera masuk.
Program Pangan Dunia pada Rabu (8/2) mengajukan permohonan sebesar $46 juta (sekitar Rp700 miliar) untuk memberikan bantuan makanan kepada setengah juta orang di Turki dan Suriah selama 3-4 bulan ke depan. (*)
Sumber: VOA






