Bupati Rafiq mengatakan, bansos tersebut dianggarkan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dengan nilai sebesar Rp793 juta.
Adapun tujuannya, kata dia, untuk membantu ribuan tenaga honorer insentif ditengah dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM.
“Tujuannya tentu saja untuk membantu saudara-saudara kita (honorer insentif-red), terlebih mereka sejauh ini belum pernah menerima bansos dari program apapun,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati berharap penyaluran bansos senilai Rp300 ribu itu dapat meringankan beban dan memacu semangat para honorer insentif.
“Semoga bantuan sosial ini dapat menjadi semangat baru dan meringankan beban saudara-saudara kita (honorer insentif-red), terlebih sebentar lagi memasuki tahun baru 2023,” ucap Bupati.





