Aunur Rafiq mengatakan, salah satu alasan dijalinnya kerjasama tersebut lantaran Pemprov NTT yang memiliki ambisi besar dalam bidang peternakan sapi.
“Pemprov NTT berorientasi menjadi lumbung sapi dunia, sehingga menargetkan pada tahun 2025 akan terwujud ketersediaan sapi sebanyak 1 juta pertahun,” katanya.
Selain itu, Aunur Rafiq menjelaskan bahwa Pemprov NTT akan membangun kerjasama dengan 3 provinsi saja.
“Gubernur menyampaikan akan membangun kerjasama hanya dgn 3 wilayah, yaitu DKI Jakarta, Kalimantan Timur dan Provinsi Kepulauan Riau. Tentu kami sangat menyambut baik adanya kerjasama ini,” jelasnya.
Rafiq mengaku senang atas sambutan hangat yang diberikan oleh Gubernur NTT beserta jajaran, dimana mereka disambut dengan kain pemanis.
“Alhamdulillah, sambutan Gubernur NTT dalam kunjungan HKTI Kepri ini sangat luar biasa, kami diberikan kain pemanis yang diyakini agar tetap awet muda,” ujarnya. (yra)





