Pelantikan PC PMII Pamekasan Diwarnai Aksi Penolakan, Pengurus Terlantik Asyik Joget

Pamekasan, Jurnal Terkini – Ratusan kader PMII IAIN Madura merasa dirugikan dengan tindakan ketua PC. PMII Pamekasan, saat menolak 10 rekomendasi untuk menjadi kepengurusan cabang. Rabu, 14/9/22.

Akibatnya, ratusan kader tersebut melakukan aksi penolakan pelantikan PC. PMII Pamekasan tadi malam (Selasa, 13/9/22) di Bakorwil Pamekasan.

Massa aksi tersebut menuntut untuk bertemu dengan perwakilan dari PB PMII dan Ketua PKC PMII Jawa Timur, namun saat hendak ditemui, keduanya ditarik dan dibawa keluar dari lokasi pelantikan oleh mantan ketua PC. PMII Pamekasan, Moh. Lutfi.

Hal itu menuai sorotan Ratusan Kader PMII IAIN Madura yang saat itu sedang berada di lokasi pelantikan.

Memurut Kordinator lapangan Misbahul Munir menyampaikan bahwa aksi tersebut dilakukan untuk menemui ketua PKC Jawa Timur dan perwakilan pengurus besar (PB) PMII. Menurutnya, ketua cabang terpilih PC PMII Pamekasan Moh Yasin diduga telah melanggar produk hukum yang ada di PMII.

“Pasal 20 poin c dan d Ad/Art PMII yang terbaru itu, sudah disebutkan bahwa untuk menjadi pengurus cabang harus pernah (aktif) di kepengerusan komisariat. Dan mendapatkan rekomendasi dari komisariat atau rayon asal. Sedangkan yang terjadi hari ini ada yang tidak aktif di rayon lansung menjadi kepengurusan cabang tanpa adanya pematangan di komisariat,” katanya. Selasa, 13/9/22.

Misbahul Munir juga menyampaikan, bahwa sebelumnya PK. PMII IAIN Madura telah merekomendasi 10 kader terbaiknya untuk menjadi pengurus PC PMII Pamekasan.

Namun rekom tersebu ditolak oleh ketua PC PMII Pamekasan, dengan dalih untuk menjadi pengurus cabang saat ini harus menggunakan sistem rekrutmen dan sudah ada tim formaturnya.

“10 kader terbaik PMII IAIN Madura itu, 4 diantaranya adalah mantan ketua rayon. Mereka sudah jelas sudah berdarah-darah di PMII, namun masih ditolak oleh ketua PC PMII Pamekasan, ini kan lucu, ada apa dengan PC PMII Pamekasan saat ini,” ungkapnya.

Aksi saling dorong antar kader dengan seniornya semakin menegangkan, lantaran pihak PKC dan PB PMII belum menemui massa aksi.

Misbahul Munir, juga menyampaikan bahwa PMII IAIN Madura sudah tiga periode diinjak-injak dan periode sekarang yang paling kejam, karena sampai menolak rekomendasi dari PK. PMII IAIN Madura.

Menurut ketua IKA PMII Pamekasan Moh Sahur Abadi menegaskan bahwasanya terkait adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh cabang IKA akan melakukan pengkawalan.

“Kami ucapkan terimakasih pada sahabat-sahabat pengurus rayon PMII IAIN Madura, yang telah menyampaikan terkait adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh cabang, kami IKA akan mengkawal dan bekordinasi dengan seluruh pihak, dan senior IAIN Madura. Serta kami akan sampaikan pada PKC dan kepada PB, terkait adanya indikasi pelanggaran ad/art yang dilakukan oleh ketua terpilih PC PMII Pamekasan,” tegasnya.

Anehnya, meski diluar gedung digeruduk massa, sejumlah Pengurus Cabang terlantik masih asyik joget hura-hura di panggung pelantikan. (Red)

Total Views: 365

Pos terkait