Karimun, JurnalTerkini.id – Pusat Kuliner di Panggung Sri Kemuning di kawasan Coastal Area di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) akan segera direvitalisasi tahun ini.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun, Cahyo Prayitno, Rabu (21/9/2022).
Revitalisasi pusat kuliner itu termasuk dalam rencana pengembangan Coastal Area yang merupakan alun-alun atau titik kumpul favorit masyarakat Karimun tersebut.
Dimana, pusat kuliner yang sudah bertahun-tahun berdiri tersebut akan disulap dengan konsep yang lebih elegan dan kekinian.
“Pertama kami akan membuat atap untuk pusat kulinernya menggunakan atap jenis membran dengan konsep payung seperti Masjid Nabawi di Madinah,” kata Cahyo.
Lebih lanjut, Cahyo menyebut pihaknya juga akan membangun jembatan penghubung dari Hall A Pusat Kuliner Coastal Area ke Mall Pelayanan Publik yang juga akan dibangun.
“Selanjutnya kami juga akan bangun mulai dari dry fountain atau air mancur kolam yang bercahaya pada malam hari, panggung live musik, logo nama pusat kuliner dan lainnya,” ujar Cahyo.
Cahyo menjelaskan bahwa revitalisasi Pusat Kuliner masuk dalam pengembangan Coastal Area Karimun yang menelan anggaran sebesar Rp4 miliar.
Dimana, Dinas PUPR Karimun juga akan membangun anjungan untuk spot foto dan titik kumpul masyarakat yang bernama Aura Putri Kemuning.
“Revitalisasi pusat kuliner bersamaan dengan pembangunan Anjungan Aura Putri Kemuning yang berada di pesisir Coastal Area atau tepatnya di depan kandang burung Merpati,” jelasnya.
Cahyo menambahkan rencana pengembangan Coastal Area Karimun itu merupakan upaya Bupati Karimun Aunur Rafiq untuk mempercantik kawasan yang merupakan ikon unggulan Kabupaten Karimun tersebut.
Termasuk, kata dia, terhadap revitalisasi Pusat Kuliner Coastal Area Karimun yang bertujuan agar pedagang atau pelaku UMKM semakin nyaman dan semangat berjualan.
“Pemerintah daerah ingin wajah baru Coastal Area ini akan meningkatkan daya tarik wisatawan ke Karimun dan tentu agar pedagang dan pelaku UMKM di kawasan tersebut semakin bergairah dan nyaman,” ucap Cahyo. (adv)





