Meskipun dengan keterbatasan sarana dan peralatan yang dimiliki namun kegigihan niat kemanusiaan mereka tak mau dianggap remeh andilnya dalam aksi evakuasi.
Dengan menggandeng dan selalu mohon arahan dari para personil TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) dan Polairud Polres TBK yang saat itu berada di lokasi kejadian Laka Laut Kapal Tug Boart (TB) Mega Daya gandeng Tongkang (TK) Marcopolo 188 di Perairan Selat Malaka, Dijarak 3 mil utara Pulau Karimun Anak Kabupaten Karimun pada koordinat 01 10 191 U – 103 26 301 T.
Tongkang yang nyaris tenggelam tersebut, diduga diakibatkan cuaca buruk dan angin kencang serta gelombang yang cukup kuat, sehingga kondisi Tongkang Marcopolo 188 miring kekanan, dengan tingkat kemiringan berada di angka 60 derajat.
Nelayan Terpadu Kabupaten Karimun (NTKK), Azizman mengatakan, meskipun dengan peralatan seadanya, pihaknya tetap membantu menarik kontainer yang berserakan, meskipun beban kontainer dinilai tidak mampu ditarik dengan kapal motor, akan tetapi pihak nelayan tetap berusaha, dan berhasil menarik sejumlah kontainer.
“Keinginan hati kuat untuk ikut berpartisipasi dalam menolong namun dari NTKK banyak keterbatasan sehingga atas dasar niat dan dengan peralatan yang ada, kita semua bergerak membantu mencari menyisir 1 persatu kontainer yang berjatuhan dan berserakan. Kalaupun pada saat itu kapal yang kami gunakan tidak mampu menarik kami mendekat ke kapal Angkatan Laut atau Polair untuk menginformasikan keberadaan kontainer yang tercecer sehingga dapat segera si evakuasi atau ditarik dengan kapal nelayan dengan ukuran yg lebih besar,” kata Azizman.





