Berdasarkan data Kemenag Karimun, tahun 2020 seharusnya Karimun akan memberangkatkan sebanyak 159 jamaah haji.
“Tidak mengakomodir semua. Hal ini dikarenakan Pemerintah Arab Saudi masih melakukan pembatasan. Secara keseluruhan, Indonesia hanya mendapat kuota 100.051 jiwa saja tahun 2022 ini,” katanya.
Meski telah mendapatkan kepastian kuota oleh Pemerintah Arab Saudi. Endang menyebutkan, saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut oleh Pemerintah Pusat terkait jadwal keberangkatan.
Menurutnya, sampai saat ini Pemerintah masih belum menetapkan jadwal keberangkatan dan masih dalam pembahasan.
“Jadwal belum ada kepastian. Kami masih menunggu jadwalnya,” katanya. (yra)





