Berkunjung ke Pamekasan, Bupati Kulon Progo Takjub dengan Batik Tulis

Pamekasan, Jurnal Terkini – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, beserta jajaran pemerintahannya sambut hangat kedatangan Bupati Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta, Sutedjo bersama rombongan.

Rombongan pejabat asal Yogyakarta tersebut dijamu di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, oleh Baddrut Tamam beserta istrinya yaitu Nayla Baddrut Tamam. Senin, 28/3/22.

Bacaan Lainnya

Silaturahmi tersebut sekaligus Studi Tiru Tim Penggerak PKK Kulon Progo, dengan Penggerak PKK di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Bupati, beserta istri dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kulon Progo tersebut mendapat sambutan hangat dari jajajran pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Hal itu dibuktikan dengan sejumlah bingkisan hasil produksi warga Pamekasan dari 13 kecamatan, dan saling tukar cinderamata antara Pemkab Pamekasan dengan Pemkab Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Kabupaten Pamekasan, khususnya tim penggerak PKK, yang memiliki usahaa binaan yang hebat, seperti batik tulis dikenal dengan kualitasnya yang bagus.

“Selain silaturahim, kami kesini juga ingin belajar terkait kegiatan Tim Penggerak PKK di Kabupaten Pamekasan. Ada yang bisa saya contoh dari Kabupaten ini, yaitu lembinaan usaha kecil. Kami ingin mencontoh sistem ini dan akannkami terapkan di Kabupaten Kulon Progo,” uangkapnya dihadapan Baddrut Tamam.

Ia juga meminta maaf jika kehadirannya ke Pamekasan, mengganggu waktu kerja para pejabat di Kabupaten Pamekasan, tersebut.

“Oleh karena itu, kami mohon maaf apabila mengganggu aktifitas kedinasan Bapak Bupati dan segenap jajaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Baddrut Tamam, mengucapkan rasa sambutannya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Menurutnya kehadiran pejabat asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut diharapkan jadi pembuka jalinan silaturahim dan bisa kerjasama demi memajukan daerah masing-masing.

“Selamat datang di Kabupaten Pamekasan, semoga nanti oleh-olehnya banyak. Oleh-oleh itu bisa ilmu, cerita tentang beberapa hal baik yang bisa kita saling bawa,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Tamam.

Setelah kegiatan di Mandhapa Agung Ronggosukowati, para pejabat tersebut digiring ke Pasar 17 Agustus, untuk meninjau langsung batik tulis khas Pamekasan. (Fiki)

Total Views: 203

Pos terkait