Sehingga, guna menindaklanjuti usulan pedagang itu pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Perumda Bumi Berazam Jaya atau yang sebelumnya disebut Perusda selaku pengelola pasar puan maimun.
“Kita akan segera memanggil Perusda untuk menggelar hearing bersama pedagang agar semua ada jalan keluarnya dan bangunan yang sudah dibuat dapat digunakan pedagang,” ucap Rafiza.
Sementara itu, Anton ketua pedagang lantai 2 Pasar Puan Maimun mengaku sebenarnya para pedagang sangat senang bisa direlokasi ke pasar baru yang berada di bawah.
Hanya saja, kata dia, pedagang enggan pindah lantaran ukuran lapak yang jauh lebih kecil dari lapak mereka sebelumnya.
“Pedagang sebenarnya senang bisa dipindahkan ke bawah, tapi ukuran lapak malah sangat kecil. Bagaimana mau pindah sementara dagangan kita Banyak, jika kita pindah dengan ukuran lapak yang kecil maka pedagang yang akan rugi,” kata Anton.





