“Kita yakin dan percaya, penegak hukum dapat segera menuntaskan kasus ini dan menyeret pelakunya ke meja peradilan. Apalagi, rekaman CCTV di lokasi kejadian jelas menunjukkan wajah terduga para pelaku,” tuturnya.
Karena itu, katanya, tidak sulit bagi pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
Sebagaimana diberitakan, akibat penganiayaan ini Jefri mengalami luka memar pada bagian wajah sebelah kanan.
Merasa keberatan, Jefri langsung melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Polres Madina.
Dikethui, Jefri Bharata Lubis adalah wartawan Topmetro.news yang juga Ketua SMSI Kabupaten Madina. Dia jadi korban kekerasan diduga oknum salah satu organisasi yang disebut-sebut suruhan Penambang Emas Tak Berizin (PETI).
Korban yang merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madina ini mengalami penganiayaan tersebut di salah satu Coffee Shop di kawasan Panyabungan sekira pukul 19.30 WIB.
Informasi diperoleh, penganiayaan ini diduga kuat terkait pemberitaan tambang emas ilegal di Kabupaten Madina, yang belakangan kerap diberitakan oleh Jefri bersama rekan-rekan wartawan lainnya di Kabupaten Madina. (* )
Baca juga: SMSI Lingga Raih Penghargaan Imigrasi Non-TPI Dabo Singkep






