Lebih lanjut Arya mengatakan semua pelatihan digitalisasi akan diberikan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Sedangkan pelatihan manajemen akan disediakan oleh Bank BRI.
Manfaat pendampingan UMKM oleh Rumah BUMN juga dirasakan oleh salah satu pelaku UMKM Kabupaten Karimun, Warjilah yang menjalankan usaha kuliner “Ila Kulim”. Ia mengaku usahanya terbantu dengan pendampingan bisnis yang diberikan oleh Rumah BUMN.

“Usaha saya membuat dendeng daun singkong kemasan, tapi memang kendalanya di kemasan yang bisa membuat produk saya bisa tahan lebih lama. Saya bersyukur tadi saya dapat solusi dan akan dibantu alat kemasan” cerita Warjilah.
Arya berharap bantuan kemasan yang akan diberikan dapat menekan biaya produksi dan menambah percaya diri UMKM Karimun untuk bersaing di pasar yang lebih luas lagi. (red/rls)

Baca juga: Terjaring Razia Masker, 8 Orang di Karimun Reaktif Antigen





