Hal tersebut lantaran kawasan FTZ di Karimun saat ini belum menyeluruh. Meski Karimun merupakan daerah industri dan merupakan lumbung investasi dengan potensi yang sangat besar di Kepri.
“Kita juga menyampaikan usulan agar kawasan FTZ di Karimun bisa menyeluruh seperti Kota Batam, karena jika menyeluruh tentu daya tarik investor akan meningkat karena memudahkan para investor untuk berinvestasi yang nantinya akan mendongkrak perekonomian di Karimun,” kata Bupati Rafiq.
Terakhir, Bupati menyampaikan permintaan kepada Menko Perekonomian agar mengizinkan anggaran BP Kawasan juga dapat diperuntukan untuk pengembangan landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun.
“Kita berharap bapak Menko Perekonomian mengizinkan untuk anggaran BP Kawasan ini sebagiannya bisa diperuntukkan untuk Bandara RHA,” kata Rafiq. (yra)
Baca juga: Kemenko Perekonomian Survei FTZ Karimun






