JPO Pertama di Karimun Dibangun, Charli Donna : Sudah Tepat

JPO pertama di Karimun mulai dibangun (foto: yra)
JPO pertama di Karimun mulai dibangun (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Anggota DPRD Karimun, Charli Donna Sitorus menyambut baik pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pertama di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Menurut legislator PKB ini, dibangunnya JPO yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Sei Lakam Barat ini, menghubungkan sisi Kantor Imigrasi Karimun dengan Toko Buku Salemba itu sudah tepat.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan dan usulannya sudah disampaikan sejak lama oleh tokoh masyarakat Sungai Lakam Barat kepada Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

“JPO ini adalah usulan dari masyarakat telaga tujuh dan tokoh masyarakat, dan alhamdulillah sudah direalisasikan oleh Bupati Karimun dan sudah dimulai pembangunannya sejak November tahun 2021 lalu,” ujar Charli Donna, Selasa (9/8/2022).

Donna mengatakan, pentingnya pembangunan JPO tersebut lantaran kawasan tersebut merupakan arus lalu lintasnya cukup padat.

Sehingga, kondisi itu sering kali membuat pejalan kaki khususnya pelajar kesulitan untuk menyebrang di kawasan tersebut.

“JPO ini penting karena banyak pejalan kaki khususnya anak-anak ingin menyeberang, mengingat disana ada sekolah yang jumlah muridnya sangat banyak, lalu lintas yang cukup padat di kawasan itu tentu membahayakan nyawa mereka,” kata Donna.

Anggota DPRD Karimun, Charli Donna Sitorus

Lebih lanjut, Donna berharap JPO tersebut dapat menjadi ikon baru Kabupaten Karimun.

Menurutnya, jika hadirnya JPO itu menjadi ikon baru, maka akan memberi dampak positif bagi pelaku ekonomi di sekitaran jembatan.

“JPO ini harus jadi ikon baru Karimun, jika banyak orang yang datang untuk berfoto dan sebagainya. Pasti para pedagang yang kita tahu saat ini banyak berada disekitar jembatan akan merasakan dampaknya,” kata Donna.

Terakhir, ia memberikan apresiasi kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq atas terealisasinya pembangunan JPO pertama di Karimun tersebut.

“Saya mengapresiasi bapak Bupati kita yang telah berperan karena merealisasikan pembangunan JPO ini, semoga dengan adanya jembatan ini dapat memudahkan pejalan kaki dan mengurangi angka kecelakaan di kawasan tersebut,” ucapnya.

Diketahui, pembangunan JPO tahap awal menelan biaya sekitar Rp2,3 miliar yang dianggarkan melalui APBD murni Kabupaten Karimun tahun anggaran 2021.

Dimana, sari sisi Kantor Imigrasi sampai Toko Buku Salemba kurang lebih panjang JPO mencapai 22 meter, dengan ketinggian dari aspal 5,5 meter dengan konstruksinya dari baja.

JPO pertama tersebut rencananya akan dijadikan sebagai ikon baru Kabupaten Karimun. (adv)

Total Views: 256

Pos terkait