Meranti Darurat Buaya, Warga Butuh Solusi Intens

MERANTI (Jurnal) – Kembali, ancaman buaya terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti terjadi, kali ini, Sor (43) Warga Sungai Tohor menjadi korban diterkam buaya dibagian pahanya saat ingin membersihkan badan usai bekerja naik tual sagu, Hal ini membuat keselamatan warga terancam. Jum’at, 30/11/2018.

Sor diketahui bekerja dikilang Sagu milik Andi, Sekira Pukul 18.00 WIB, usai bekerja dia membersihkan badannya di sungai, saat itu air surut paras pinggang, saat turun ke sungai langsung saja kaki bagian paha sebelah kanannya diterkam buaya dan diseret dibawa ke tengah sungai, namun dengan sadar, Ia berteriak dan berusaha melawan, sontak gigitan hewan reptil itu terlepas dari terkaman dan pekerja lainpun menolongnya, sehingga dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Begitu kata Engki kepada wartawan via Telepon Seluler, Jum’at malam, (30/11/2018.

“Kejadiannya tadi waktu maghrib masuk, beliau berniat membersihkan badannya, tiba-tiba kena terkaman buaya dibagian pahanya” Jelas Engki, tetangga terdekat Sor.

Akibat dari terkaman tersebut, Sor mengalami luka di bagian paha sebelah kanan, sehingga lukanya dijahit sebanyak enam jahitan.

“Alhamdulillah sudah membaik, kini korban sudah pulang kerumahnya” Pungkas Engki.

Terpisah, Abdul Manan, tokoh masyarakat di Sungai Tohor yang juga bersaudara dengan korban berharap ada solusi dari Pemerintah Daerah maupun dinas terkait agar kejadian yang sama terus terulang.

” Ancaman terus terjadi, untung hanya luka sebelumnya sampai merenggut nyawa, hal ini tetap saja pemerintah daerah dan dinas terkait belum menanggapi, setidaknya memberi solusi konkrit kepada masyarakat, terutama daerah kami Tebing Tinggi Timur,” Pungkasnya. (Khairul Zaman)

Total Views: 248

Pos terkait