TNI AD Peduli, Pelajar Karimun yang Tertelan Jarum Segera Dioperasi

Fitri yang awalnya dirawat di RSUD Muhammad Sani Karimun kemudian dirujuk untuk dilakukan bedah digestif di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Kota Batam.

Mengingat tindakan bedah tersebut tidak ada di RSUD Muhammad Sani Karimun, maka Fitri dirujuk ke RSAB Batam

Bacaan Lainnya

Fitri kembali dirujuk untuk dilakukan bedah digestif di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Kota Batam.

Mengingat tindakan bedah tersebut tidak ada di RSUD Muhammad Sani Karimun, maka Fitri dirujuk ke RSAB Batam.

Meski telah mendapat rujukan, pihak keluarga dihadapkan situasi sulit karena Fitri tidak memiliki BPJS Kesehatan.

Sementara untuk non BPJS, pihak keluarga juga tidak sanggup karena bedah tersebut menelan biaya yang tidak sedikit.

Tidak dipungkiri bahwa kondisi tersebut dikarenakan Fitri bukan golongan orang yang mampu. Namun saat ini pihak keluarga tengah melakukan pengurusan BPJS Kesehatan untuk Fitri.

Ia sejak kecil hidup bersama sang nenek karena sang ayah yang sudah meninggal dunia dan sementara ibunya hanya seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Batam.

“Bedah kami tidak sanggup, sehingga kami alhamdulillah bisa mendaftar Fitri agar bisa dibedah melalui BPJS kesehatan. Meskipun Fitri harus menunggu BPJS itu aktif sekitar 10 sampai 14 hari,” jelas Sazuki. (YRA)

Total Views: 285

Pos terkait