Atasi Tingginya Volume Sampah, Pemkab Karimun Tambah Luas Lahan TPA Sememal

Karimun, JurnalTerkini.id – Penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sememal terus menjadi perhatian serius oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Bacaan Lainnya

Kali ini, Pemkab Karimun melakukan peningkatan dengan menambah lahan baru di TPA Sememal.

Sehingga, total luas TPA yang melayani 4 kecamatan di Pulau Karimun Besar tersebut kini sudah seluas 94.413 m².

Hal itu ditandai dengan penandatangan berita acara serah terima kelola TPA Sememal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) oleh Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kepri, Albert Rheinaldo ke Bupati Karimun, Aunur Rafiq di Gedung Nasional Karimun, Rabu (17/11/2021).

serah terima kelola TPA Sememal oleh Kepala BPPW Kepri, Albert Rheinaldo kepada Bupati Karimun, Aunur Rafiq

Pembangunan lahan baru itu, diketahui dikarenakan lahan lama yang sudah beroperasi sejak 2015 di TPA Sememal ini sudah penuh atau over kapasitas untuk menampung volume sampah.

Atas kondisi itu, Pemkab Karimun kemudian berupaya untuk merealisasikan pembangunan lahan baru di TPA tersebut ke Kementerian PUPR.

“Dari tahun 2020 kami mendorong agar pemerintah pusat bisa membangun lahan baru di TPA Sememal, alhamdulillah bisa terealisasi dengan dana sebesar Rp. 19 milyar yang bersumber dari APBN 2021,” kata Bupati Rafiq.

Rafiq menjelaskan, bahwa kondisi lahan lama di TPA Sememal saat ini sudah tidak dapat menampung tumpukan sampah yang semakin hari bertambah kapasitasnya yang mengikuti bertambahnya jumlah penduduk di Pulau Karimun Besar.

Pembangunan lahan baru itu, kata Bupati, sudah dimulai sejak Februari 2021 dan rampung pada September 2021.

Dimana, pihaknya lebih dulu melakukan pembebasan lahan seluas 64.413 m² untuk perluasan TPA tersebut.

“Pembebasan lahan menjadi salah satu Readiness Criteria (RC) dalam mengajukan permohonan pembangunan peningkatan TPA Sememal melalui dana APBN,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan, meski TPA Sememal kini sudah dilakukan peningkatan dan persoalan volume sampah sudah bisa ditangani.

Namun, masih terdapat kendala dalam hal sarana dan prasarana seperti Dump Truck, alat berat Esvakator, dan kontainer sampah.

“Kita akan terus berupaya agar persoalan sarana dan prasarana ini bisa kita atasi, insya allah kita akan menyurati Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya mengenai hal tersebut,” ujar Bupati.

Total Views: 208

Pos terkait