208 Polisi Pamong Praja Karimun ikuti deteksi dini napza

Karimun (Jurnal) – Sebagai kesatuan aparat keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, Polisi Pamong Praja harus selalu bersih dan terjamin dari narkoba.

Untuk itu, Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNK) untuk melakukan deteksi dini napza terhadap seluruh anggotanya di Gedung Nasional, Rabu (19/9/2018).

Kasat Pol-PP AKBP Tengku A Rahman menyampaikan, semenjak menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja pada 2015, terdapat 5 anggota yang terindikasi pemakai narkoba yang terdiri dari 1 anggota PNS dan 4 anggota yang lainnya honorer.

“Untuk kelima anggota tersebut sudah kita bina dengan baik selama ini dan mereka sekarang sudah tidak positif narkoba lagi,” kata Tengku Rahman.

Ketika ditanyakan lima anggota yang terindikasi narkoba Rahman menyatakan, kalau lima anggotanya yang terindikasi narkoba ternyata positif lagi, untuk pegawai honorer tidak akan diperpanjang lagi kontraknya, sedangkan untuk yang berstatus PNS akan dilakukan sidang kode etik kepegawaian.

Disampaikan Tengku Rahman lagi, jumlah anggota Satpol PP yang mengikuti tes urine ini sebanyak 208 orang dari total keseluruhan 260 anggota yang ada di Kabupaten Karimun.
Untuk yang 208 anggota yang dites pada hari ini, gabungan dari anggota Satpol PP yang ada di Pulau Karimun dan Pulau Buru.

“Untuk anggota yang belum di tes urinenya, dalam minggu ini akan dilaksanakan di Tanjungbatu. Itu gabungan anggota satpol pp yang ada di Kecamatan Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Ungar, Belat, Moro dan Durai,” kata Rahman.

“Kalau nanti dalam pemeriksaan tes urine ada yang positif tidak akan kita berikan kesempatan lagi, karena kesempatan yang kita berikan hanya sampai tahun 2017, karena pada tahun itu juga sudah kita berikan warning dan risikonya akan diberhentikan,” ujar Rahman mengakhiri penyampaiannya.

Bupati Karimun di sela-sela peninjauan kegiatan Satpol PP ini mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan tes urine untuk seluruh anggota Satpol PPyang totalnya 208 anggota untuk Kecamatan se-Pulau Karimun dan Kecamatan Buru dan besok akan menyusul kecamatan lainnya.

Disampaikan Rafiq lagi, tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk mengecek sampai dimana para Satuan Polisi Pamong Praja yang tentu kita harapkan dapat memberikan contoh terhadap kegiatan-kegiatan sehari-harinya, apakah mereka ada menggunakan obat-obat terlarang atau yang lainnya seperti yang sedang kita lakukan pengecekan sekarang ini.

“Setelah dilakukan pemeriksaan untuk pimpinan Satpol PP hasilnya negatif, sedangkan untuk anggota yang lainnya dalam proses, kita tunggu hasilnya siang nanti, karena untuk mengecek 208 anggota ini memerlukan waktu sekitar 3 jam, apalagi kalau ada yang buang air kecilnya susah,” kata Bupati Karimun.

Dikatakan Rafiq, kalau ada yang terindikasi, kita akan lakukan pembinaan dan kita lihat sudah berapa kali kejadiannya, nanti baru kita lakukan rehabilitasi dan kalau memang sudah berulang-ulang kali akan dikenakan sanksi sebagai Aparatur Sipil Negara dan mudah-mudahan “clear and clean” Satpol PP. (edy)

Total Views: 243

Pos terkait