HUT Pasar Modal ke-44, Sejumlah Perusahaan di Batam Gelar Kegiatan CSR

Kegiatan CSR selanjutnya adalah pemberian santunan kepada 1 orang Ahli Waris Nakes atas nama almarhumah Mailusi Ekawati yang gugur melawan Covid-19 di Kepulauan Riau.

Penyerahan santunan tersebut dilakukan secara langsung oleh P.H. Kepala Kantor Perwakilan BEI Kepulauan Riau, Indra Novita kepada Suami Almarhumah, Misbardi di Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Kepulauan Riau.

Bacaan Lainnya

Pada hari yang sama juga telah dilaksanakan acara CSR Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen selama 2 hari pada tanggal 17-18 September 2021 di Kantor PMI Kota Batam dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, dsb. Selain untuk memperingati HUT Pasar Modal ke-44 kegiatan CSR ini juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Indonesia ke-76.

Adapun dalam kegiatan ini perseroan menargetkan tercapainya 200 kantong darah yang berasal dari para pendonor yang diantaranya berasal dari Industri Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Riau, Karyawan di Peusahaan, Mahasiswa dari beberapa kampus dan masyarakat umum yang ada di Kota Batam dan sekitarnya.

Dalam kegiatan perseroan telah membagikan 200 paket sembako, snack dan makan siang kepada para pendonor. Pembagian sembako secara simbolis diserahkan langung oleh P.H. Kepala Kantor Perwakilan BEI Kepulauan Riau, Indra Novita kepada perwakilan pendonor. Sesuai surat keterangan yang disampaikan oleh PMI Kota Batam kepada Kantor Perwakilan BEI Kepulauan Riau terdapat 260 peserta yang hadir tetapi yang berhasil melakukan Donor Darah sebanyak 191 pendonor.

Beberapa peserta yang gagal melakukan donor darah dikarenakan tidak sesuai dengan ketentuan dari PMI seperti kadar HB yang rendah, darah tinggi, darah rendah, berat badan kurang dll.

“Melalui kegiatan ini kami mengharapkan dapat membantu masyarakat di Kota Batam dan sekitarnya yang sedang membutuhkan darah dan memenuhi ketersediaan stock darah di PMI Kota Batam, mengingat selama masa pandemi Covid-19 jumlah ketersediaan stok darah mengalami penurunan dibandingkan sebelum masa pandemi,” ucap Indra Novita. (rls)

Baca juga: 44 Tahun Pasar Modal, Sinergi Bagi Pemulihan Ekonomi

Total Views: 453

Pos terkait