Karimun (Jurnal) – Festival Ramadhan Ceria 2018 yang diselenggarakan Polsek Tebing Polres Karimun resmi ditutup oleh Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Senin (21/5).
Pelaksanaan Festival Ramadhan Cerita tersebut dilaksanakan selama dua hari tersebut diikuti oleh 108 peserta baik dari cabang Tahfiz Quran dan DAI cilik.
Kapolsek Tebing Polres Karimun, AKP Budi Hartono mengatakan, penutupan Festival Ramadhan Ceria 2018 ini disejalankan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018 dan peringatan bulan suci ramadhan serta HUT Bhayangkara Polri tahun 2018, dengan tujuan mempererat tali silaturahmi.
“Kegiatan ini kami sejalankan dengan beberapa kegiatan hari besar nasional, dengan tujuan agar mempererat tali silahturahmi,” ujar Budi saat diwawancarai.
Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengungkapkan rasa bangganya kepada anggotanya, karena ia menilai meskipun Kapolrsek Tebing beragama non muslim, ia dinilai merasa mampu mempersatukan umat beragama.
“Saya bangga dengan anggota saya ini (Budi) meskipun dia non muslim, tapi bisa memiliki pemikiran seperti ini, dengan mengadakan lomba dibulan suci ramadhan. Ini merupakan salag satu bentuk kerukunan antar umat beragama,” ujar orang nomor satu di wilayah hukum jajaran Polres Karimun.
Hengky menambahkan, dengan diadakannya kegiatan ini ia berharap dapat meningkatkan silaturahmi dengan baik.
“Kalau silaturahmi antara Polri dan masyarakat berjalan baik otomatis situasi aman dan damai sehingga tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti serangan terorisme yang bisa kita hindari,” tutup Hengky. (rdi)





