Karimun (Jurnal) – Empat tahanan Rutan Negara Kelas II B Tanjungbalai Karimun yang kabur dengan cara memotong besi jendela rutan dan memanjat tembok kamar pada Sabtu (21/4) pukul 04.00 subuh tadi, dua diantaranya berhasil ditangkap.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tanjungbalai Karimun, Dudi Anggriyono mengatakan, pihaknya mengetahui tentang adanya tahanan yang kabur tersebut dari warga binaan rutan lainnya yang berada disatu kamar dengan keempat tahanan tersebut.
“Kita tahu adanya tahanan yang kabur itu dari tahanan yang lain, mereka bangun hendak sholat subuh, dan melihat teralis jendela itu sudah terbuka,” ujar Dudi saat ditemui.
Dudi menjelaskan, keempat tahanan yaitu Surianto, Zahar, RS dan P memanjat tembok setinggi empat meter dan keluar dari ruangan tersebut dengan menggunakan penyambung tali.
Dari keempat tahanan tersebut, hanya tiga yang berhasil keluar yaitu Surianto, Zahar dan P, sementara satu tahanan lagi belum sempat keluar, karena pada saat memanjat, sarung yang ia gunakan terputus sehingga ia terjatuh.
“Tiga berhasil keluar, satu orang inisial Rs terjatuh saat memanjat. RS ini kita temukan saat bersembunyi dibalik tong air,” terangnya.
Mengetahui adanya tahanan yang kabur maka para petugas Rutan langsung sigap berpencar untuk mencari tiga tahanan lainnya. Setelah berpencar untuk mencari, akhirnya satu diantara tiga orang tersebut berhasil ditangkap di daerah Sidorejo, Kecamatan Karimun dengan dibantu oleh warga sekitaran.
“Tahanan P berhasil tangkap lagi di daerah Sidorejo. Pada saat ditangkap si P ini melawan dan sempat berkelahi dengan anggota, lalu anggota berteriak maling, dan untungnya ada warga sekitar yang ikut mengamankan si P ini,”jelasnya.
Setelah diinterogasi oleh dua tahanan yang kabur yaitu P dan RS, mereka mengaku mendapatkan gergaji tersebut dari salah seorang teman si Zahar yang beberapa waktu lalu membesuk Zahar di Rutan
“Pengakuan kedua tahanan yang telah diamankan itu sih dari salah seorang wanita temannya si Zahar,” kata Dudi lagi.
Saat ini pihak Rutan Kelas II B tepah berkoordinasi dengan Polres Karimun, KSOP Karimun, Kodim 0317 Karimun, Lanal Karimun, dan aparat pengamanan lainnya. Mereka juga telah menyisir beberapa tempat untuk mencari para tahanan yang kabur tersebut.
“Kita juga sudah cek ke rumah keluarganya yang ada disini namun mereka tidak ada disana, dan kita akan terus melakukan pencarian,” tutup Dudi.





