Bekasi, JurnalTerkini.id – Ketua Dewan Pembina Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi H Obing angkat bicara terkait kritikan tajam salah satu aktivis PMII yang menilai kinerja Kadin Bekasi belum maksimal dalam pembinaan pengusaha kecil di masa pandemi .
H Obing yang tokoh masyarakat Kab Bekasi ini menjelaskan bahwa Kadin memiliki peran yang terbatas, dan tidak memiliki anggaran dari Pemerintah Kab Bekasi, sehingga peran Kadin hanyalah sebagai mediato antara Pemerintah dan para pengusaha di Kab Bekasi.
H Obing yang juga penasehat LAN Kab Bekasi menambahkan, Ketua Kadin sudah cukup banyak melakukan perannya dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi yang sangat luar biasa memukul sendi-sendi ekonomi khususnya para pengusaha kecil dan menengah.
“Sudah banyak peran yang dilakukan Ketua Kadin Kab Bekasi, namun perlu dipahami bahwa dampak ekonomi sangat terasa berat, sehingga pandemi ini bukan hanya tugas Kadin tetapi juga tugas kita semua,’ ujar H Obing, Selasa (10/8/2021).
Hal senada juga di sampaikan Humas Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Bekasi, Doni Ardon menanggapi pandangan aktivis PMII Kabupaten Bekasi Abdul Muhaimin tentang Kadin Kabupaten Bekasi.
Doni mengatakan, konsentrasi KADIN Kabupaten saat ini masih seputar pemulihan ekonomi pasca Covid-19 dan pemetaan masalah yang selama ini belum terselesaikan di Kabupaten Bekasi.
“Menuju pemulihan itu, situasi pandeminya tentu harus diselesaikan dulu sehingga tidak ada hambatan dalam perjalanannya,” kata Doni. Setelah itu, persiapan-persiapan dilakukan sebagai solusi terhadap penyelesaian masalah.
“Webinar Dialog Media yang kita gelar seminggu yang lalu merupakan bagian strategi kita mengurai permasalahan kewirausahaan di Kabupaten Bekasi satu persatu,” ungkapnya.
“Termasuk mengundang kehadiran Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Arsjad Rasjid datang ke kawasan industri Jababeka untuk mendorong upaya KADIN Kabupaten Bekasi menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi.
Kehadiran orang nomor 1 di Kadin Indonesia itu, lanjut Doni bersamaan dengan kunjungan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan vaksinasi gratis yang digelar Polri, Rabu (04/08/2021).
Persoalan kendala UMKM ditegaskannya merupakan ranah Pemerintah Kabupaten Bekasi selaku pemangku kebijakan.
“Tetapi KADIN Kabupaten Bekasi sudah membahasnya dengan Pemkab Bekasi melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Iyan Priyatna dan Insya Allah ada program pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipersiapkan, digelontorkan berupa permodalan, ini harus dimanfaatkan,” ucapnya. (eyp)
Baca juga: Sempat Kasus COVID-19 Tertinggi di Bekasi, Camat Tambun Selatan Kejar Target Vaksinasi Warga




