Pastikan Terhindar Abrasi, PT Timah Kembali Tanam Mangrove di Pantai Teluk Desa Kundur

  • Whatsapp
Untuk memastikan pantai terhindar abrasi di masa mendatang, PT Timah Tbk kembali menanam mangrove di Pantai Teluk Desa Kundur, Kabupaten Karimun. (foto: dok PT Timah Tbk)
Untuk memastikan pantai terhindar abrasi di masa mendatang, PT Timah Tbk kembali menanam mangrove di Pantai Teluk Desa Kundur, Kabupaten Karimun. (foto: dok PT Timah Tbk)

Karimun, JurnalTerkini.id – PT Timah Tbk kembali menanam mangrove di kawasan Pantai Teluk Desa Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) untuk memastikan pantai itu terhindar dari abrasi dan merupakan salah satu bentuk reklamasi laut demi menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan.

Penanaman mangrove ini dilakukan secara berkala. Pada awal 2021 lalu, PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepulauan Riau dan Riau juga telah melakukan penanaman sekitar 5.000 batang mangrove, dan dilanjutkan kembali pada hari ini, Sabtu (31/07/2021).

Bacaan Lainnya

Penanaman mangrove tersebut melibatkan masyarakat di wilayah operasional PT Timah Tbk yang dilakukan sejak Senin dengan bibit pohon kurang lebih 1.800 (seribu delapan ratus) batang untuk beberapa titik di Pantai Teluk, Pantai Padang Kundur, Pantai Teluk Dalam, dan Pantai Batu Kucing.

Penanaman mangrove ini juga upaya perusahaan dalam ikut melestarikan habitat serta menjaga ekosistem laut untuk meminimalisir terjadinya abrasi pantai. Tidak hanya melakukan penanaman, PT Timah juga rutin melakukan pemeliharaan dan monitoring.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan kegiatan penananam mangrove kali ini merupakan tindak lanjut kegiatan penanaman awal tahun lalu.

“Kegiatan kali ini berupa penanaman atau tambal sulam pohon yang beberapa bulan lalu kita tanam dan tidak hidup, maka kita lakukan penanaman kembali sebagai wujud tanggung jawab kita dan masuk kategori pemeliharaan,” kata Anggi.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan pihaknya rutin melakukan pemeliharaan tanaman setiap tiga bulan. Jika ditemukan tanaman mangrove tidak hidup, maka ditanam kembali.

“Semoga hutan mangrove yang kita jaga ini, bisa memberikan manfaat di berbagai bidang dengan tujuan utama untuk mengurangi abarasi pantai,” katanya. (rls)

Baca juga: Mitra Binaan PT Timah, Toko Buku Yun Agency Tetap Bertahan Dihantam Digitalisasi

Pos terkait