Wabub Kepulauan Meranti Membuka Musrenbang di Kecamatan Tebing Tinggi Barat

Selatpanjang (Jurnal) – Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim membuka Musrenbang di Kecamatan Tebing Barat, yang bertempat di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi Barat, Senin (19/2).

Said meminta kepada setiap kepada desa untuk memaparkan apa saja permasalahan desa yang masuk dalam program prioritas, agar dapat disinkronkan dengan program OPD.

Kegiatan ini akan menjadi amanah peraturan perundang-undangan yang digelar secara berurutan mulai tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten, serta Provinsi dan ditutup dengan Musrenbangnas pada April mendatang.

Dalam kegiatan musrenbang yang harus disampaikan oleh Kades harus detil dan lengkap di antaranya jumlah penduduk, angka kemiskinan, infastruktur jalan, kondisi rumah ibadah dan gedung sekolah, jumlah guru, potensi perkebunan dan lainnya.

“Data-data ini sangat penting agar diketahui kegiatan itu bersifat prinsip dan penting. Jika alpa menyampaikan maka tidak akan sampai ke kabupaten, provinsi dan nasional, karena apa yang dibutuhkan masyarakat jika perlu akan kita perjuangkan sampai ke Pusat,” ujar Said.

Ia juga berharap alokasi dana yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal, seperti di bidang pendidikan yang meningkatkan kualitas pendidikan.

“Ini merupakan tanggung jawab Kades untuk membangun Desa sesuai janji janji saat kampamye dulu, begitu juga saya dan Bupati,” tambahnya lagi.

Dengan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar 1 Miliar yang diberikan untuk setiap desa, sesuai dengan regulasi saat ini, Said meminta agar para kades dapat memanfaatkan dana tersebut secara tersusun dan langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Dengan anggaran yang da silahkan rencanakan program kegiatan, berembuklah dengan masyarakat jangan buat masalah jika tidak ingin berhadapan dengan hukum,” ujar orang nomor dua di Kabupaten Meranti.

Sementara itu Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzi Hasan mengatakan penggunaan ADD sebaiknya lebih didominasi ke pembangunan jalan dan pembangunan sekolah karena dinilai hal tersebut yang sangat diperlukan oleh warga.

“Sebaiknya penggunaan ADD diperuntukkan untuk pembangunan jalan dan pembangunan sekolah, karena hal inilah yang harus sangat-sangat dibutuhkan,” ujar Fauzi. (Khairul Zaman)

Total Views: 186

Pos terkait