Karimun Catatkan 176 Kasus DBD, Kecamatan Moro Tertinggi

juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Karimun, Rachmadi (foto: yra)
Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Sebanyak 176 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) muncul di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau selama 6 bulan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, dari jumlah itu, terdapat 3 kecamatan yang mencatat kasus tertinggi.

Bacaan Lainnya

“Secara kumulatif di Karimun sampai saat ini ada 176 kasus, Kecamatan Moro paling tinggi dengan 71 kasus, diikuti Kecamatan Tebing dengan 30 kasus, dan Kecamatan Meral 28 kasus. Untuk kecamatan lainnya masih rendah,” kata Rachmadi, Senin (28/6/2021).

Sementara untuk angka kematian akibat DBD di Karimun, kata Rachmadi, sejauh ini tercatat ada dua orang.

“Ada dua orang meninggal dunia, salah satu diantaranya seorang balita di Moro karena adanya keterlambatan penanganan dari orang tua,” katanya.

Rachmadi menjelaskan, bahwa peningkatan kasus DBD tersebut terjadi sejak Mei 2021.

Guna menekan penyebaran kasus tersebut, pihaknya juga telah melakukan pencegahan dengan meningkatkan sosialisasi kepada warga serta melakukan fogging massal di daerah- daerah yang tergolong rawan.

“Selain itu juga kita berharap peran serta masyarakat dalam pencegahan DBD ini, salah satunya dengan cara mematuhi 3 M Plus sehingga nyamuk DBD tidak akan berkembang,” jelas Rachmadi.

“Warga kita imbau waspada, jika ada anggota keluarga yang demam diharap dapat segera cek ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk memastikan,” tambahnya. (yra)

Total Views: 179

Pos terkait