Jenazah Korban Keracunan Gas Freeport Dimakamkan di Teluk Air Karimun

Karimun (Jurnal) – Jenazah Hendri Munardi, warga Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun yang menjadi korban keracunan gas tambang bawah tanah PT Freepot Indonesia di Papua tiba di rumah duka, dan langsung dimakamkan di TPU Teluk Air, Kamis 19 Oktober 2017.

Isak tangis dari keluarga korban dan masyarakat setempat mengantar jenazah almarhum Hendri Munardi (50) ke peristirahatan terakhir.

Ica, anak korban keracunan gas di tambang bawah tanah PT Freepot belum percaya bapaknya sudah tidak ada.

“Ica belum percaya bapak sudah gak ada lagi, bagaimana bisa bapak keracunan gas PT sebesar itu. Bagaimana ‘safety’ yang diberikan ke bapak saya,” katanya sambil terus menangis.

Seperti diketahui dari salah satu keluarga korban, Hendri belum lama bekerja di subkon PT Freepot Indonesia yang berada di Papua, Kecamatan Tembagapura ini, sebagai kontraktor dan sempat mengeluh ingin pulang.

“Sempat mengeluh ingin pulang karena tidak betah dan dia baru 1 bulan lebih bekerja di PT itu” kata salah satu keluarga korban.

Salah satu perwakilan PT Freepot Indonesia Afrizon, saat diwawancarai Jurnal di sela-sela pemakaman mengatakan, dirinya bersama 7 orang berangkat dari Papua untuk mengantarkan jenazah korban, di antaranya perwakilan dari kepolisian yaitu dari Satreskrim Polsek Tembagapura Brigadir Inggrit, managemen perusahaan tempat korban bekerja,dan salah seorang ustadz untuk membantu proses pemakaman, serta 2 karyawan PT Freepot yang juga adalah rekan korban bekerja.

“Kami dari pihak perusahaan bertanggung jawab penuh sebagaimana komitmen kami yang mengantar jenazah sampai ke rumah duka,”kata Afrizon.

Afrizon menjelaskan, dia disini sampai prosesnya selesai dan rencananya pihaknya akan melayat ke rumah duka, sehabis shalat Isya untuk mengikuti tahlilan, sekaligus diskusi agenda tanya jawab dari keluarga korban untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Pewarta: Susilawati

 

Total Views: 197

Pos terkait