Karimun, JurnalTerkini.id – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau akan mengembangkan ekonomi umat sebagai bentuk kontribusi membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi COVID-19.
“Program ke depan mungkin lebih pada isu bidang ekonomi dan kesehatan. Karena ekonomi dan kesehatan merupakan sektor yang paling terpengaruh dari pandemi COVID-19,” kata Ketua PDPM Karimun dr Rezka Silvawan usai dilantik bersama kepengurusan lain di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Minggu (11/4/2021).
Khusus bidang ekonomi, kata Rezka Silvawan akan difokuskan pada upaya membangun sektor kewirausahaan di kalangan warga Muhammadiyah dan tentunya akan merambat kepada masyarakat luas.
Contoh konkrit dalam mengembangkan sektor kewirausahaan, menurut dia, salah satunya dilakukan dengan memberdayakan koperasi yang telah dibentuk sebelumnya.
“Kemudian, kita akan bangun usaha yang kecil-kecil dulu. Dan nanti kita juga akan mengembangkan desa-desa binaan. Intinya kami ingin berperan dalam pembangunan,” kata dia.
Rezka, dalam sambutannya juga menyatakan akan mendorong bagaimana Pemuda Muhammadiyah, khususnya di Kabupaten Karimun dapat menjadi pelopor bersama OKP-OKP lain dalam semua aspek kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Pemuda Muhammadiyah sebagai kader persyarikatan (Muhammadiyah) terkhusus di Karimun akan bangkit kembali dengan program-program yang telah kita susun dalam Musyda sebelumnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Kepri Abdul Rauf Rahim usai melantik PDPM Karimun periode 2018-2022 tersebut, mengatakan Muhammadiyah dan ortom-ortomnya (organisasi otonom), termasuk Pemuda Muhammadiyah bukan organisasi keagamaan yang hanya bergerak di bidang keagamaan.
“Tetapi, Muhammadiyah adalah organisasi non-goverment yang memiliki program sama seperti pemerintah. Karena, kepengurusan dalam Pemuda Muhammadiyah terdiri dari wakil-wakil ketua, ada wakil ketua bidang ekonomi, kaderisasi dan seterusnya.







