Karimun (Jurnal) – Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Kargo Fajar Risky 2 mengalami kecelakaan jatuh dari kapal sehingga mengalami patah pinggang dan dilarikan ke RSUD Muhammad Sani.
Rizky Fauzy Irawan, nama ABK tersebut jatuh dari kapal pada Senin (25/9/2017) di sekitar perairan Puakang, Tanjung Balai Karimun.
Menurut keterangan Rizky, Jumat (29/9) saat ditemui di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT), Kecamatan Tebing, dirinya dilarikan ke RSBT setelah pihak RSUD Muhammad Sani menyatakan tidak sanggup menangani patah pinggangnya yang dialaminya.
“Esok harinya (Rabu,27/9), saya dipindahkan ke RSBT,” kata Rizky.
Saat ini para medis yang berada di RSBT juga menyarankan utk segera di bawa ke ortopedi di Batam.
Sementara itu, pihak RSBT saat diwawancarai Jurnal mengatakan, tidak pernah menyarankan obat alternatif.
Pihak RSBT melalui dokter bedah menyarankan, agar pasien segera dirujuk ke dokter bedah ortopedi di batam, dikarenakan keadaan pasien yang tidak bisa ditangani di RSBT maupun RSUD di Karimun.
Sedangkan bos tempat ia bekerja, menyarankan agar berobat ke pengobatan tradisional atau alternatif.
“Kita coba beberapa hari ini di sinse (pengobatan alternatif khas Tionghoa-red) saja, jika tidak ada hasilnya, kita rawat ke Batam,” ucap Risky menirukan kata-kata majikan Rizky yang bernama Titi.
Risky berharap pihak perusahaan dengan kejadian ini, memperhatikan dan mempertimbangkan nasibnya.
“Saya minta diperhatikan karena dokter memvonis saya tidak bisa bekerja keras,” tuturnya.
Yudi, kerabat korban juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap atasan Rizky, pemilik Kapal yang juga pemilik Hotel Gabion yang ketika dihubunginya menjawab dengan ketus, “apa urusan anda mencampuri urusan kami”. (wat)





