“Data-data sudah diambil. Untuk itu, apa bila ada sesuatu yang ingin ditanyakan kembali, mungkin kita bisa berkomunikasi langsung ataupun datang kekantor. Kami selalu menerima dengan baik,” ungkapnya.
Dia juga menjelaskan mengenai jarak gudang handak yang menjadi persoalan ditengah masyarakat dan menjadi ketakutan lantaran dinilai dekat dengan rumah masyarakat.
Saat ini, kata dia, posisinya sangat jauh dengan pemukiman, bahkan jika mengikut dengan aturan undang-undang yang berlaku mengenai gudang handak, yang minimal harus berjarak hampir 300 meter, justru di perusahaan tersebut sudah melebihi, dengan radius saat ini hampir 500 meter.
“Untuk jarak gudang handak dengan rumah warga, kita sudah aman, dengan radius hampir 500 meter dan tadi sudah dicek langsung oleh Pansus. Jadi sudah aman dan tidak ada masalah,” ungkapnya.
Terkait dua rumah warga yang diminta segera dicarikan solusi oleh Pansus, Mubni mengaku belum dapat mencarikan solusi.
Pasalnya, pihaknya akan lebih dulu meneruskan hal tersebut ke manajemen pusat di Jakarta.
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Pansus Hasanudin dan beberapa anggota DPRD lainnya yang tergabung didalam Pansus, diantaranya Samsul, Balia, Efrizal, Azmi, Sulfanow Putra, Wiyono, Camat Meral Barat Tarigan, perwakilan warga dan Kepolisian serta TNI. (yra)





