Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq, meresmikan Proyek Green SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) Pongkar, Kecamatan Tebing pada Senin (27/2).
Green SPAM Pongkar merupakan proyek Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum, berupa pembangunan instalasi pengolahan air bersih di Waduk Pongkar, yang akan dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun, BUMD yang belum lama didirikan Pemkab Karimun.
Peresmian Green SPAM Pongkar ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, yang pada kesempatan itu didampingi Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekda Muhammad Firmansyah dan Dirut PDAM Tirta Karimun Indra Santo.
Aunur Rafiq meminta PDAM Tirta Karimun agar memaksimalkan cadangan air baku yang diolah di Green SPAM Pongkar untuk mendukung program pengentasan krisis air bersih, khususnya di empat kecamatan Pulau Karimun Besar.
Green SPAM Pongkar diharapkan dapat menyalurkan air bersih dengan volume 2×10 liter per detik, dan akan diproritaskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Tebing dan Meral.
“Pengentasan krisis air bersih kita lakukan secara bertahap, dan akan kita tingkatkan dari tahun ke tahun, selama lima tahun saya bersama Anwar Hasyim menjabat bupati dan wakil bupati,” kata Aunur Rafiq.
Dikatakannya, program pengentasan krisis air bersih akan dilakukan mengkoneksikan beberapa waduk, termasuk waduk Sentani dan waduk Kodim sebagai salah satu cara untuk menambah debit air baku.
“PDAM Tirta Karimun saya harapkan untuk mendukung program pengentasan krisis air, tidak ada lagi keluhan dari warga terutama di musim kemarau. Dan ini, mudah-mudahan bisa terwujud dengan konektivitas beberapa waduk tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Karimun Indra Santo mengatakan, PDAM Karimun siap terima 2.000 pelanggan baru dengan memanfaatkan Green SPAM Pongkar sebagai sumber air baku yang akan didistribusikan kepada para pelanggan.
“Kita rencanakan Maret atau April, targetnya sekitar 2.000 pelanggan baru. Kita akan bayar biaya pemasangan jaringan dan travo yang telah dipasang pihak PLN, dan PLN segera mengalirkan listrik melalui travo itu dalam waktu dekat ini,” kata dia
.
Indra Santo mengatakan, saat ini pihaknya telah mengalirkan air dari waduk Pongkar kepada 150 titik sambungan, dan akan diperluas menjadi 2.000 titik sambungan baik di Kecamatan Tebing dan Meral.
Waduk Pongkar yang terletak di Desa Pongkar luasnya mencapai dua kali lapangan bola dengan kedalaman sekitar 20 meter. Waduk tersebut, menurut dia, tidak hanya menampung air hujan, tetapi memiliki mata air yang diharapkan menopang ketersediaan air.
Meski waduk tersebut tidak jauh dari laut, Indra Santo mengatakan bahwa air dalam waduk tersebut memiliki kandungan yang baik dan layak untuk diminum berdasarkan uji laboratorium PH 7,2 dari instansi yang berkompeten.
“Pengoperasian dan pendistribusian air dari Green SPAM Pongkar menggunakan solarsel, dan waduk ini tidak hanya tadah hujan, tetapi punya mata air yang didukung letaknya tidak jauh dari Gunung Jantan dan air terjun Pongkar,” ucapnya. (rdi)





