“Pembangunan proyek air bersih ini merupakan skala prioritas untuk mengatasi krisis air, terutama saat musim kemarau”
Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Aunur Rafiq, Senin (27/2), meresmikan pengoperasian Green SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) Waduk Pongkar, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.
Peresmian Green SPAM Pongkar ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Aunur Rafiq, disaksikan Wakil Bupati Anwar Hasyim, Sekda Karimun Muhammad Firmansyah, dan Dirut PDAM Tirta Karimun Indra Santo serta sejumlah pimpinan SKPD.
Green SPAM Pongkar merupakan proyek Satker Kementerian Pekerjaan Umum yang telah selesai dikerjakan dan diserahkan pengelolaannya kepada PDAM Tirta Karimun.
Bupati Aunur Rafiq mengharapkan PDAM Tirta Karimun mengoptimalkan pengelolaan instalasi air bersih tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tebing dan Meral.
“Pembangunan proyek air bersih ini merupakan skala prioritas untuk mengatasi krisis air, terutama saat musim kemarau,” kata bupati.
Kapasitas dan volume air yang didistribusikan dari Green SPAM Pongkar, jelas dia, mencapai 2×10 liter per detik, diharapkan mampu menunjang persediaan air baku, selain air baku waduk Bati yang telah lama dan satu-satunya dikelola Perusda, sebelum berdirinya PDAM Tirta Karimun.
Peningkatan pelayanan air bersih untuk masyarakat di Pulau Karimun Besar, menurut dia, akan dilanjutkan dengan program konektivitas beberapa waduk, termasuk waduk Pongkar, waduk Sentani, waduk Dang Merdu dan waduk belakang Kodim Karimun, menuju waduk induk di Bati.
Pada kesempatan yang sama, Dirut PDAM Tirta Karimun Indra Santo menuturkan, pihaknya segera membuka sambungan pelanggan sebanyak 2.000 sambungan pada Maret atau April 2016.
“Travo dan jaringan listrik sudah terpasang, dan segera dialiri listrik dari PLN. Dalam waktu dekat segera kita bayar biaya pemasangan travo dan jaringan itu kepada PLN,” Indra Santo.
Indra Santo juga optimis kebutuhan air bersih di Pulau Karimun Besar tersedia dengan cukup dengan beroperasinya Green SPAM Pongkar.
Waduk Pongkar yang menjadi sumber air Green SPAM Pongkar, menurut dia, memiliki luas dua kali lapangan bola, dan tidak hanya waduk tadah hujan, tetapi juga memiliki mata air karena lokasinya tidak jauh dari Gunung Jantan dan air terjun Pongkar.
“Letaknya memang tidak jauh dari laut, namun hasil uji laboratorium dari instansi berkompeten menunjukkan bahwa airnya layak untuk dikonsumsi,” ujar dia. (rdi)
Baca Juga:
PLN Segera Pasang Travo Instalasi Air Bersih
Dewan Ingatkan Kontraktor Selesaikan Proyek Bati Tepat Waktu
Bupati Berharap PDAM Tambah Volume Air
Komisi II Usulkan Listrik ke SPAM Pongkar
PDAM Tirta Meranti Belum Setor Retribusi





