Karimun Bekali Ratusan Pemuda Tentang Bela Negara

Karimun (Jurnal) – Pemkab Karimun melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) melatih 150 orang pemuda terdiri dari pelajar, mahasiswa dan ormas, Selasa (7/2/2017) memberikan pembekalan tentang wawasan dan tanggung jawab bela negara dan cinta tanah air.

Pelatihan dengan materi penyampaian dan curah pendapat oleh narasumber dari TNI, Polri dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkab Karimun ini berlangsung selama dua hari di meeting room Hotel Marina dan juga di salah satu objek wisata di Karimun.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan untuk mengimplementasikan hak-hak warga dalam pembelaan negara, Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan telah menyelenggarakan pembentukan kader bela negara.

Dari kader tersebut diharapkan akan terbentuk masyarakat yang peduli dan paham nilai-nilai bela negara, serta terwujudnya kemampuan kewaspadaan nasional, ketanggapdaruratan dan pertahanan negara untuk mewujudkan pertahanan negara yang baik.

“Bela negara tidak tumbuh dengan sendirinya, harus ditanamkan dan ditumbuhkembangkan sejak dini. Tanamkan nilai-nilai bela negara dimulai dari sendiri,” ungkapnya dalam sambutan saat membuka pelatihan tersebut.

Lanjutnya, dalam bela negara memiliki ancaman, tantangan, peluang dan kekuatan. Dimaksud  dengan tantangan, begitu pesatnya perkembangan globalisasi dan teknologi saat ini. Hal inilah perlu diwaspadai, sebab menimbulkan dampak ancaman.

“Ancaman non fisik harus perlu diwaspadai. khususnya perkembangan pertumbuhan ekonomi yang pesat saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Pemkab Karimun, Yusrial Mahyudin melalui Kabid Kepemudaan, Agusman menyebutkan pelatihan yang dilaksanakan di latar belakangi, masa depan bangsa Indonesia sangatlah ditentukan para generasi muda.

“Generasi muda sekarang harus dapat menyikapi perkembangan yang terjadi di dunia. Dengan cinta tanah air dan rela berkorban bagi bangsa dan negara, persaudaraan antar agama, ras atau suku tidak terjadi perpecahan maupun perselisihan,” tururnya.

Agusman mengharapkan, melalui pelatihan peserta dapat memperoleh wawasan tentang bela negara, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.(edy)

Total Views: 272

Pos terkait