Pamekasan, JurnalTerkini.id – Nasib naas menimpa santriwati di Pondok Pesantren Annidhoniyah, Dusun Jepun Desa Bincang, Kec. Pasean, Pamekasan, Jawa Timur saat hujan deras disertai angin hingga mengakibatkan longsor. Rabu, (24/2/21).
Hujan disertai angin tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 hingga pukul 04.00 WIB, saat para santri tengah tidur, tiba-tiba tanah menggerus dan longsor menimpa bangunan sisi sebelah barat tempat penginapan para santri yang berjumlah 47 orang.

Menurut pantauan wartawan jurnalterkini.id, longsor terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, dalam kejadian tersebut ada lima santri yang menjadi korban jiwa dan beberapa santri lainnya luka-luka.
Abd. Rahman, salah satu warga setempat mengatakan bahwa hingga saat ini pihak TNI-Polri masih melakukan evakuasi terhadap korban, sebagian masih tertimbun tanah.
“Untuk sekarang masyarakat setempat dan pihak aparat sedang melakukan penggalian dibagian yang longsor, ada tiga korban jiwa yang berhasil dievakuasi, lainnya masih proses,” tutur Abd. Rahman.
Sementara Babinsa setempat menuturkan bahwa kejadian tersebut karena dampak curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.
Hingga berita ini diterbitkan, personel TNI-Polri, BPBD, dan masyarakat setempat masih terus mencari dan mengevakuasi barang-barang berharga serta para santri akibat tebing yang longsor. (Fiki)






