Komisi II Usulkan Listrik ke SPAM Pongkar

Komisi II DPRD Karimun Provinsi Kepulauan Riau akan mengusulkan pengadaan listrik untuk kebutuhan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.

Karimun (Jurnal) – Komisi II DPRD Karimun Provinsi Kepulauan Riau akan mengusulkan pengadaan listrik untuk kebutuhan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.

“Pekan lalu kami telah mendatangi PLN Cabang Tanjungpinang untuk menyampaikan permintaan soal suplai listrik untuk mesin pompa air PDAM Tirta Karimun di Waduk Pongkar,” kata Ketua Komisi II DPRD Karimun M Yusuf Sirat di Tanjung Balai Karimun, Selasa (19/4).

Kebutuhan listrik dengan daya yang cukup, menurut dia, sangat membantu untuk meningkatkan tekanan air sehingga alirannya menjadi lebih maksimal.

Ketika uji coba SPAM Pongkar itu, politisi Partai Golkar itu menyebutkan, kondisinya cukup baik dengan volume aliran air mencapai 10 liter per detik dengan menggunakan mesin diesel.

“Karena itu, agar maksimal sangat dibutuhkan suplai listrik dari PLN,” ujar dia.

Pihak PLN Cabang Tanjungpinang, jelas dia, menyetujui usulan itu, namun tentu tergantung kepada pemerintah daerah untuk pengadaan listrik itu. “Anggarannya sekitar Rp165 juta,” ucapnya lagi.

Anggaran sebesar itu, lanjut dia, bisa digunakan untuk memancang enam tiang listrik untuk jaringan kabel sepanjang sekitar 300 meter, satu travo dengan total daya yang dialirkan sekitar 137 KVA.

“Kami harapkan pemerintah daerah secepatnya mengadakan suplai listrik, sehingga persoalan minimnya pasokan air bisa teratasi dengan segera,” kata dia.

Pemanfaatan waduk Pongkar untuk sumber air PDAM Tirta Karimun merupakan jawaban atas tidak cukupnya kapasitas air di waduk Bati, satu-satunya sumber air PDAM selama ini.

Kekurangan pasokan air menimbulkan persoalan di tengah masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapat layanan maksimal air bersih dari Perusda yang sebelumnya mengelola air bersih. (rdi)

Total Views: 212

Pos terkait