“Hibah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Kepabeanan Internasional yang jatuh pada 26 Januari 2017. Semoga bermanfaat bagi masyarakat”
Karimun (Jurnal) – Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Firmansyah mengatakan, Desa Parit layak menerima ponton atau dermaga yang dihibarkan Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri).
“Masyarakat Desa Parit sangat terbantu dengan hibah dermaga apung dari BC Kepri. Selama ini, kapal-kapal sangat sulit bersandar, apalagi ukuran besar karena tidak memiliki ponton,” kata dia di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Menurut Muhammad Firmansyah, Kabupaten Karimun yang merupakan daerah pulau membutuhkan banyak dermaga apung yang lebih layak dan aman bagi aktivitas pelayanan rakyat.
Desa Parit, Kecamatan Karimun yang berhadapan dengan Pulau Karimun Besar, menurut dia, merupakan salah satu desa yang tinggi aktivitas pelayaran rakyat dengan menggunakan boat pancung (sampan bermesin tempel).
Setiap setengah jam, ada saja boat pancung yang pulang dan datang dari Tanjung Balai Karimun maupun pulau-pulau di sekitarnya.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih dengan BC Kepri yang menghibahkan dermaga apung untuk desa itu,” kata dia.
Hibah dermaga apung diterima Firmansyah dari Kepala Bidang Penyidikan dan Penanganan Barang Hasil Penindakan Kanwil Ditjen BC Khusus Kepri Winarko Dian Subagyo di Kanwil BC Kepri di Meral, Karimun pada Selasa (31/1).
Menurut Winarko, dermaga apung tersebut terbuat dari drum-drum bekas yang merupakan Barang Sitaan Negara, disusun dan dirakit oleh para pegawai di lingkungan Kanwil Ditjen BC Khusus Kepri.
Dermaga apung dengan ukuran 64×4 meter membutuhkan 50 drum bekas yang disatukan dengan sekitar 150 batang kayu log, sengaja dihibahkan untuk Desa Parit yang arus lautnya terkenal deras.
“Hibah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Kepabeanan Internasional yang jatuh pada 26 Januari 2017. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” kata Winarko.
Sebelumnya, kata dia, BC Kepri telah menghibahkan dermaga sejenis untuk Desa Parit, namun dermaga tersebut sudah rusak dan tidak bisa digunakan.
“Ini hibah dermaga apung yang kedua, menggantikan yang lama,” katanya. (rdi)
Baca Juga:
Karimun Terima Hibah 2.452 Karung Bawang Merah
Dispar Minta KG Hibahkan Lahan Batu Bersurat
Kadinkes: Donor Darah Harus Dibudayakan





