Karimun (Jurnal) – PT PLN Persero Rayon Tanjung Balai Karimun segera memasang travo untuk mengaliri listrik di instalasi air bersih pada waduk Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Pemasangan travo tersebut sesuai dengan komitmen Bupati Karimun untuk mengatasi krisis air bersih di Pulau Karimun Besar tahun ini.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun diberi tugas untuk membangun infrastruktur yang terus digesa penyelesaiannya, antara lain pemasangan pipa yang menghubungkan waduk Bati, waduk Dang Merdu dan waduk Sentani.
”Tahun ini kita pastikan listri mengalir di instalasi pengolahan air bersih di Desa Pongkar. Tinggal pembayaran administrasi ke pihak PLN Rayon Tanjungbalai Karimun. Sehingga, bisa dioperasikan untuk mendistribusikan air bersih ke masyarakat sekitarnya,” jelas Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun, Indra Santo, Sabtu (14/1).
Ketika pengolahan air bersih di Pongkar sudah dialiri listrik, maka secara otomatis sudah bisa melakukan penambahan Sambungan Rumah (SR) untuk wilayah kecamatan Tebing. Kemudian, untuk wilayah Kecamatan Meral juga ada penambahan SR lagi.
”Intinya, tahun ini kita optimalkan pemasangan baru air bersih ke pelanggan. Dan saya juga bersyukur, bahwa tahun 2017 ini kabupaten Karimun kembali mendapatkan bantuan dari APBN pembangunan infrastruktur air bersih,” ungkapnya.
Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) Rayon Tanjung Balai Karimun Fauzar Zain mengatakan, bahwa pihaknya sudah memasang jaringan tengangan tinggi bersama satu unit travo untuk di lokasi pengolahan air bersih milik PDAM Tirta Karimun.
”Semuanya sudah terpasang, tinggal pembayaran administrasi oleh pihak PDAM Tirta Karimun,” singkatnya.
Pada 2016 lalu, PDAM Tirta Karimun mendapatkan bantuan anggaran dari APBN maupun APBD mencapai Rp30 Miliar untuk pembangunan infrastruktur air berish. Sedangkan, untuk ketersediaan air bersih yang dimiliki PDAM Tirta Karimun saat ini memiliki empat waduk sumber air baku yang layak dipergunakan oleh pelanggan.
Di antaranya waduk Pongkar, waduk Bati, waduk Dangmerdu dan waduk Sentani, yang saat ini sedang dilakukan penambahan infrastruktur terhadap waduk Bati dan Dangmerdu. Dengan demikian, ketika infrastruktur di kedua waduk tersebut sudah selesai dikerjakan akan menghasilkan air bersih 300 liter per detik kepada pelanggan.
”Insyaallah, tahun depan air bersih sudah berlimpah. Dan rencana jangka panjang, kita akan ekspansi untuk memberikan pelayanan kepada perusahaan yang ada di FTZ,” kata dia. (rdi/har)





