760 kepala keluarga terdampak banjir di sembilan desa Gresik

Banjir merendam sembilan desa di Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur. (foto: BNPB)
Banjir merendam sembilan desa di Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur. (foto: BNPB)

Jakarta, JurnalTerkini.id – Sebanyak 760 kepala keluarga terdampak banjir yang melanda sembilan desa di Gresik, Jawa Timur yang dipicu luapan Kali Lamong.

Banjir di sembilan desa di Kecamatan Cerme, Gresik pada Selasa (5/1/2020) dipicu hujan dengan intensitas tinggi sehingga Kali Lamong meluap.

Bacaan Lainnya

Adapun sembilan desa yang terendam banjir itu antara lain Desa Dungus, Desa Guranganyar, Desa Iker-iker, Desa Morowudi, Desa Cerme Kidul, Desa Pandu, Desa Jono, Desa Tambak Beras dan Desa Banjarsari.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 5-45 sentimeter.

Selain berdampak pada 760 kepala keluarga, banjir tersebut juga merendam lahan persawahan seluas 280 hektare, 760 unit rumah, 1.069 hektare tambak dan beberapa fasilitas umum yang masih dalam pendataan.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat dari BNPD Kabupaten Gresik terus melakukan kaji cepat di lokasi terdampak. Sampai rilis ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa.

BPBD Kabupaten Gresik juga telah berkoordinasi dengan Muspika termasuk aparat desa setempat dan menyalurkan bantuan logistik serta sembako.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan prakiraan cuaca hujan lebat yang berlaku bagi wilayah Provinsi Jawa Timur untuk hari Senin (5/1) dengan status ‘Siaga’.

Banjir di Gresik. (foto: BNPB)
Banjir di Gresik. (foto: BNPB)

Selain Provinsi Jawa Timur, wilayah lain yang juga diprakirakan mengalami cuaca hujan lebat dengan status ‘Siaga’ meliputi Aceh, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah.

Dalam hal ini, BNPB memberikan imbauan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi adanya potensi bencana yang dapat ditimbulkan dari adanya prakiraan cuaca tersebut.

BNPB juga berhadap kepada pemangku kebijakan di tiap daerah agar dapat mengambil upaya yang dianggap perlu dalam kaitan kesiapsiagaan, mitigasi dan pengurangan risiko bencana untuk beberapa hari ke depan. (rilis)

Total Views: 100

Pos terkait