Karimun Kurangi Belanja 10,2 Persen

“Penurunan jumlah belanja sebesar 10,2 persen, merupakan hasil rasionalisasi mengingat dana transfer dari pemerintah pusat mengalami penurunan sehingga terjadi defisit dalam APBD”

Karimun (Jurnal) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengurangi jumlah belanja sebesar 10,2 persen, sebagaimana diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2016.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Karimun, Kamis (22/9) menyatakan, jumlah belanja dalam APBD murni 2016 sebesar Rp134.807.535.205,85, dan dikurangi dalam APBD Perubahan sehingga menjadi Rp1.345.084.375.888.

“Penurunan jumlah belanja sebesar 10,2 persen, merupakan hasil rasionalisasi mengingat dana transfer dari pemerintah pusat mengalami penurunan sehingga terjadi defisit dalam APBD,” ucap Aunur Rafiq.

Pengurangan jumlah belanja, dilakukan pada setiap satuan kerja perangkat daerah, dan menunda atau mencoret sejumlah program pembangunan terutama proyek fisik dalam APBD Perubahan Karimun 2016.

Meski terjadi penurunan belanja, kata dia, penggunaan anggaran tetap mengacu pada prioritas pembangunan dan peraturan perundang-undangan.

Penurunan belanja sebesar itu tidak meleset dari angka yang telah disampaikan dalam penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Sementara APBD-P 2016 yang beberapa waktu lalu.

Sementara itu, terkait struktur Rancangan APBD Perubahan 2016, Aunur Rafiq mengatakan terdapat defisit sebesar Rp26.568.035.782,15, yang ditutupi dengan selisih penggunaan anggaran (silpa) tahun lalu, sebesar Rp28.680.548.594,15.

Silpa sebanyak itu telah melalui proses audit dari Badan Pemeriksa Keuangan, ucapnya lagi.

“Terdapat koreksi sebesar Rp136.906.337.792,85.

Mengenai pembiayaan pengeluaran, dia menyebutkan tidak berubah, yaitu Rp2.112.512.812, yang disiapkan untuk modal BPR Karimun dan pembayaran kekurangan bayar fee chanelling pada Bank Riau-Kepri.

Dalam rapat paripurna tersebut, semua fraksi yang berjumlah delapan sepakat untuk menyampaikan pandangan umumnya secara tertulis. Rapat paripurna ditutup pimpinan rapat Wakil Ketua DPRD Karimun Bakti Lubis. (jurnal/rdi)

 

Simak juga: 

Karimun Naikkan Target Pendapatan 0,18 Persen

Dewan Jadwal Ulang Paripurna LKPJ

Dewan Tunggu Penyerahan LPP APBD

Fraksi Desak Pemkab Serahkan LPP APBD

Total Views: 226

Pos terkait